Rabu, 11 Mei 2022 10:30 WIB

Habis Lebaran Niat Menikah dengan Sepupu? Pikir-pikir Lagi, Ini Risikonya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Young couple in quarrel at home.sadness young Asian woman sitting on sofa with boyfriends.relationship problems between couples and communication issues concept Risiko menikah dengan sepupu. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/cofotoisme)
Jakarta -

Usai lebaran dan bertemu dengan sanak keluarga, bisa jadi terlintas niatan untuk menikah dengan sepupu sendiri. Di kalangan masyarakat tertentu, menikahi sepupu menjadi sebuah adat untuk menguatkan ikatan keluarga.

Hanya saja, ada beberapa hal yang patut dipertimbangkan sebelum memutuskan menikahi sepupu, terutama dari segi kesehatan.

Sebuah studi menunjukkan pernikahan antara sepupu pertama melipatgandakan risiko anak-anak lahir dengan cacat lahir, menurut sebuah penelitian yang mencari jawaban atas tingkat kematian dan kelainan bawaan yang lebih tinggi dari yang diperkirakan pada bayi di komunitas Pakistan.

Dikutip dari The Guardian, dalam studi tersebut para peneliti telah menyimpulkan pernikahan dengan kerabat dekat menyumbang hampir sepertiga (31 persen) dari semua cacat lahir pada bayi asal Pakistan.

Meski demikian, menikah dengan sepupu bukan alasan utama anak lahir dengan disabilitas. Meski risikonya tinggi, pernikahan antar sepupu juga bisa melahirkan bayi yang sehat.

Masalah muncul ketika ada gen yang tidak biasa yang dimiliki para orang tua. Dengan hal tersebut, ada kemungkinan seorang anak mewarisi gen yang tidak biasa yang didapatkan dari ayah dan ibu.

Karena gen diturunkan dalam keluarga, jika seseorang menikah dengan relasi yang sama, ada kemungkinan lebih besar keduanya akan memiliki gen untuk kondisi resesif dan menjadi 'pasangan pembawa'.

Dalam studi tersebut, anak yang lahir dari pasangan kerabat dekat akan lebih besar risiko memiliki sistem imun yang lemah atau autoimun. Ini terjadi karena adanya kesamaan gen pada ayah-ibu sehingga mewariskan sistem imun yang mirip sehingga dikhawatirkan anak menjadi rentan terserang penyakit.



Simak Video "Terlanjur Terikat Asmara Antar Saudara, Dokter: "Saling Jujur Situasinya""
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)