Kamis, 12 Mei 2022 10:29 WIB

DKI Laporkan 21 Kasus Diduga Hepatitis Akut, 7 Pasien Berusia 16 Tahun ke Atas

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
The word Hepatitis is written on wooden blocks next to tablets on a blue background. Medical concept Foto: Getty Images/iStockphoto/ALENA DZIHILEVICH
Jakarta -

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melaporkan 21 kasus diduga hepatitis akut misterius ditemukan pada rentang usia anak hingga dewasa muda. Riza menyebut tujuh kasus di antaranya berada di usia 16 tahun ke atas.

"Dari 21 kasus, 14 orang (termasuk 3 yang meninggal) berusia kurang dari 16 tahun. Untuk 7 orang lainnya usia 16 tahun lebih," demikian penjelasan Riza dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom Kamis (12/5/2022).

Dari 21 kasus diduga hepatitis misterius DKI Jakarta, 14 di antaranya masuk dalam kategori pending klasifikasi. Artinya, pemeriksaan laboratorium terkait 14 kasus tersebut masih belum lengkap seperti sequencing adenovirus dan tes seluruh jenis hepatitis A, B, C, D, atau E.

Namun, menurut Riza, tujuh orang yang berada di usia 16 tahun ke atas tidak masuk kategori hepatitis akut misterius berdasarkan kriteria WHO.

"7 orang lain berusia 16 tahun lebih, sehingga tidak masuk kriteria WHO sebagai kewaspadaan hepatitis akut berat yang belum diketahui penyebabnya," tutur dia.

Sementara Kementerian Kesehatan RI hingga kini baru mengkonfirmasi 18 kasus diduga hepatitis akut misterius. Hingga Kamis (12/5/2022) sudah ada tujuh pasien anak yang meninggal dunia, dengan dua tambahan kasus baru dari DKI Jakarta dan Kalimantan Timur.



Simak Video "Epidemiolog: Hepatitis Akut Misterius Tidak Bisa Diabaikan!"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)