Kamis, 12 Mei 2022 19:31 WIB

Mengenal Famotidine: Dosis, Efek Samping, dan Cara Penggunaan

Patrick Trusto Jati Wibowo - detikHealth
ilustrasi minum obat Ilustrasi obat Famotidine (Foto: iStock)
Jakarta -

Famotidine merupakan obat yang dimanfaatkan untuk mengatasi penyakit asam lambung, mag, hingga heartburn (sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung). Selain itu, famotidine juga digunakan untuk menangani tukak lambung, tukak usus, dan tumor endokrin.

Selain mengatasi masalah perut, famotidine dapat mengobati masalah tenggorokan akibat produksi asam lambung berlebih, seperti esofagitis erosif dan sindrom Zollinger-Ellison.

Obat ini bekerja dengan mengurangi jumlah asam lambung. Famotidine akan menghambat zat histamin pada reseptor H2 di lambung.

Baca juga: Famotidine 40 mg

Dikutip dari MIMS, berikut ini adalah dosis, efek samping, dan cara penggunaan obat famotidine untuk mengatasi masalah pada lambung.

Dosis Obat Famotidine

Berikut ini adalah dosis obat famotidine sesuai dengan usia dan kondisi seseorang.

1. Hipersekresi

  • Dewasa (injeksi): Suntik 20 mg selama 2 menit atau infus 20 mg selama 15-30 menit setiap 12 jam.
  • Dewasa (tablet): Minum 20 mg setiap 6 jam, dapat meningkat hingga 800 mg per hari jika dibutuhkan.

2. Penyakit Asam Lambung (GERD)

  • Dewasa (tablet): Minum 20 mg dua kali sehari selama 6-12 minggu. Jika terjadi esofagitis erosis, dosis meningkat hingga 40 mg dua kali sehari.
  • Anak-anak (suspensi cair): Anak berumur kurang dari 3 bulan minum 0,5 mg/kg sekali sehari; Anak berumur 3 bulan hingga 1 tahun minum 0,5 mg/kg dua kali sehari; Anak berumur 1 hingga 16 tahun minum 0,5 mg/kg dua kali sehari hingga 40 mg dua kali sehari.
  • Anak-anak (injeksi): Suntik 0,25 mg/kg selama 2 menit atau infus 0,25 mg/kg selama lebih dari 15 menit setiap 12 jam.

3. Maag

  • Dewasa (tablet): Minum 10 mg atau 20 mg dua kali sehari setiap 12 jam, atau minum 15-60 menit sebelum mengonsumsi makanan yang memicu gejala maag.

4. Tukak Lambung

  • Dewasa (tablet): Minum 40 mg setiap hari pada malam hari selama 4-8 minggu. Untuk pemeliharaan, Minum 20 mg setiap hari pada malam hari.
  • Dewasa (injeksi): Suntik 20 mg selama 2 menit atau infus 20 mg selama 15-30 menit setiap 12 jam.
  • Anak-anak (suspensi cair): Minum 0,5 mg/kg sekali sehari sebelum tidur atau dua kali sehari, dengan dosis maksimum hingga 40 mg setiap hari.

5. Tukak Usus

  • Dewasa (tablet): Minum 40 mg setiap hari pada malam hari selama 4-8 minggu. Untuk pemeliharaan, Minum 20 mg setiap hari pada malam hari.
  • Dewasa (injeksi): Suntik 20 mg selama 2 menit atau infus 20 mg selama 15-30 menit setiap 12 jam.
  • Anak-anak (suspensi cair): Minum 0,5 mg/kg sekali sehari sebelum tidur atau dua kali sehari, dengan dosis maksimum hingga 40 mg setiap hari.

6. Sindrom Zollinger-Ellison

  • Dewasa (tablet): Minum 20 mg setiap 6 jam dan bisa disesuaikan hingga 160 mg setiap 6 jam sekali untuk mengendalikan sekresi asam lambung.

Efek Samping Obat Famotidine

Sebenarnya, obat famotidine jarang menimbulkan efek samping. Namun, jika tidak diminum sesuai aturan obat ini dapat menyebabkan efek samping yang tidak begitu serius, seperti:

  • Diare
  • Kram otot
  • Kulit kering
  • Mulut kering
  • Mual
  • Muntah
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Sulit tidur

Obat ini juga dapat menyebabkan tingkat sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit menjadi turun.

Sel darah merah membawa oksigen ke seluruh tubuh, sehingga penurunannya mungkin membuat seseorang menjadi mudah lelah. Sementara itu sel darah putih membantu tubuh melawan infeksi, sehingga penurunannya mungkin dapat menyebabkan seseorang rentan terkena infeksi, seperti batuk, pilek, dan flu.

Disarankan segera hentikan pengobatan atau periksakan diri ke dokter jika mengalami efek samping serius, antara lain:

  • Detak jantung berdebar
  • Hilang nafsu makan
  • Kebingungan
  • Kejang
  • Mati rasa
  • Mudah memar
  • Sakit kuning

Interaksi Obat Famotidine

Penggunaan famotidine bersamaan obat-obatan tertentu dapat menimbulkan efek interaksi, seperti:

  • Penurunan efektivitas famotidine jika digunakan dengan obat antasida
  • Penurunan konsentrasi atau kadar serum atazanavir, cefditoren, delavirdine, ketoconazole, dan fosamprenavir
  • Penurunan penyerapan obat dasatinib
  • Penurunan kemampuan ginjal untuk membuang sisa metabolisme famotidine jika digunakan dengan probenecid

Cara Penggunaan Obat Famotidine

Sebelum mulai mengonsumsi obat famotidine, ikuti arahan dari dokter atau baca aturan pakai di label kemasan. Konsumsi famotidine sebelum atau setelah makan.

Untuk obat sediaan tablet, telan secara utuh dengan air putih, kecuali bentuknya adalah tablet kunyah. Bila mengonsumsi tablet kunyah, maka kunyah tablet tersebut sebelum ditelan. Jika menggunakan suspensi cairan, kocok botol terlebih dahulu sebelum meminumnya agar tercampur secara merata.

Jika lupa mengonsumsi obat famotidine, sebaiknya segera konsumsi begitu teringat, apabila jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya belum terlalu dekat. Namun jika jadwalnya sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.



Simak Video "Achmad Yurianto Sakit Stroke Usai Kemoterapi Kanker Usus"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)