Senin, 16 Mei 2022 08:38 WIB

Awasi Penyakit Baru Berpotensi Pandemi, RI Jalin Kerja Sama dengan China

Firdaus Anwar - detikHealth
Menkes Budi Gunadi Sadikin Foto ilustrasi: Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
Jakarta -

Dalam pertemuan ASEAN Health Ministers Meeting (AHMM) di Bali, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menjalin kerja sama dengan negara ASEAN dan China terkait pengawasan penyakit baru yang berpotensi pandemi. Ini berkaca dari kejadian wabah-wabah yang membuat heboh dunia mulai dari flu burung, SARS, hingga COVID-19.

Kerja sama dilakukan terutama di bidang informasi dan pengawasan terhadap virus, bakteri, atau parasit pada hewan. Menurut Menkes Budi hampir sebagian besar penyakit yang menjadi ancaman merupakan penyakit dari hewan ke manusia (zoonosis).

"Untuk mencegah terjadinya pandemi kita harus memonitor ekosistem hewannya supaya jangan sampai virusnya loncat. Kalaupun virusnya loncat yang tadinya menular hanya di antara hewan kemudian pindah dari hewan ke manusia itu harus dideteksi lebih dini lagi," kata Menkes Budi di Bali, Minggu (15/5/2022) seperti dikutip dari laman resmi Sehat Negeriku.

"Saya ingin mengusulkan pembagian informasi dan pengawasan yang lebih ketat pada hewan di antara negara anggota ASEAN dan Cina," lanjutnya.

Dalam pertemuan AHMM tersebut disetujui juga berdirinya kantor pusat kedaruratan penyakit yang disebut ASEAN Center for Public Health Emergencies and Emerging Diseases (ACPHEED). Ada tiga negara yang ditunjuk mendirikan kantor yaitu Vietnam, Thailand, dan Indonesia.

Kantor ACPHEED akan bertugas membina kapabilitas dan kapasitas negara-negara ASEAN dalam menghadapi potensi pandemi baru.



Simak Video "Kata Menkes soal Varian Deltacron"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)