Senin, 16 Mei 2022 11:07 WIB

Dilaporkan Idap Aneurisma Otak, Xi Jinping Lebih Pilih Pengobatan Tradisional

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
KTT ASEAN-Cina: Presiden Xi Jinping Janji Tak Akan Menindas Negara-negara Kecil Presiden China Xi Jinping. Foto: DW (News)
Jakarta -

Kesehatan Xi Jinping tengah menjadi sorotan. Presiden China ini disebut mengidap aneurisma otak.

Menurut laporan media, akibat kondisinya ini, Jinping juga harus dirawat di rumah sakit pada akhir tahun 2021. Pemimpin Komunis itu memilih pengobatan tradisional China daripada operasi untuk mengecilkan aneurisma.

Dalam sebuah unggahan internet yang kini telah dihapus oleh lembaga sensor China, Xi Jinping lebih memilih pengobatan tradisional dan menolak operasi otak.

Dikutip dari laman Editorji, desas-desus soal kesehatan Xi Jinping telah beredar sebelum pandemi Covid-19. Saat Presiden China berkunjung ke Italia pada Maret 2019, beberapa pengamat mengatakan dia pincang.

Pada Oktober 2020, Jinping berbicara perlahan dan terbatuk-batuk saat berpidato kepada orang-orang di Shenzhen.

Kondisi aneurisma otak yang diidap Xi Jinping dapat menyebabkan pendarahan. Pendarahan ini dapat menyebabkan jaringan otak mati yang dapat menyebabkan stroke parah, kerusakan permanen pada bagian otak atau bahkan kematian.

Jika aneurisma membesar dan dinding pembuluh darah mengecil atau menipis, pendarahan akan terjadi ke ruang subarachnoid di sekitar otak. Perluasan aneurisma ini dipercepat oleh merokok dan tekanan darah tinggi.



Simak Video "Ngeden Berlebihan, Bikin Stroke?"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)