Pertama Kalinya, BPOM AS Setujui Celana Dalam Khusus Seks Oral

ADVERTISEMENT

Pertama Kalinya, BPOM AS Setujui Celana Dalam Khusus Seks Oral

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Senin, 16 Mei 2022 15:00 WIB
Sejumlah pemilik restoran di Italia gelar aksi unjuk rasa memprotes lockdown Corona. Uniknya para demonstran menggantung celana dalam saat melakukan aksi protes
Foto: AP Photo/Alessandra Tarantino
Jakarta -

Badan Pengawasan Obat dan Makanan AS (FDA) baru saja menyetujui celana dalam ultra tipis yang dapat dipakai untuk mengurangi risiko penyakit menular seksual.

Dikutip dari WebMD, pakaian dalam dijual sebagai Lorals for Protection, adalah celana dalam lateks alami beraroma vanilla sekali pakai yang menutupi alat kelamin dan anus dan menghalangi perpindahan cairan tubuh selama seks oral.

Sebelum celana dalam ini, FDA juga telah menyetujui alat pelindung seks oral berupa retainer gigi atau dental dam. Namun, produk ini kurang populer.

FDA tidak menjalankan uji klinis pada manusia tetapi memberikan otorisasi setelah perusahaan memberikan data tentang produk tersebut.

"Otorisasi FDA atas produk ini memberi orang pilihan lain untuk melindungi dari IMS selama seks oral," kata Courtney Lias, PhD, direktur kantor FDA yang memimpin peninjauan pakaian dalam tersebut.

Melanie Cristol, penggagasnya, mengatakan dia mendapat ide untuk celana dalam khusus seks oral setelah mengetahui pada bulan madu 2014 bahwa dia memiliki infeksi yang dapat ditularkan secara seksual.

"Celana dalam itu terbuat dari bahan setipis kondom dan membentuk segel di paha untuk menyimpan cairan di dalamnya," katanya.



Simak Video "Gejala Cacar Monyet Dilaporkan Mirip Infeksi Menular Seksual"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT