ADVERTISEMENT

Selasa, 17 Mei 2022 15:01 WIB

Hepatitis Misterius Disebut Lebih Dulu Muncul di India, Inikah Sebabnya?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Closeup saline IV drip for patient and Infusion pump feeding into child patient while she is sleeping on bed in the hospital Foto: Getty Images/iStockphoto/Sasiistock
Jakarta -

Penelitian yang dimuat di jurnal Medrxiv 9 Mei 2022 mengungkap fenomena hepatitis misterius sudah terjadi sejak India dihantam gelombang kedua COVID-19. Para ahli menganalisis 475 anak positif COVID-19 dengan 47 di antaranya mengalami gejala hepatitis.

Ilmuwan mengklasifikasikan fenomena tersebut sebagai COVID-19 Associated Hepatitis in Children (CAH-C) atau keluhan gejala hepatitis yang diduga berkaitan erat dengan infeksi COVID-19.

Pasalnya, seluruh pasien anak juga dinyatakan negatif jenis virus hepatitis A, B, C, D, atau E. Serupa dengan laporan awal Inggris per Oktober 2021, yang kini totalnya meningkat di atas 100 pasien.

"Kami meninjau semua anak yang dites positif SARS-CoV-2 selama masa penelitian. Anak-anak yang datang dengan hepatitis onset mendadak, peningkatan transaminase, ikterus non-obstruktif, respons inflamasi atau peradangan yang tidak jelas," demikian studi yang dipimpin para ilmuwan India.

"Dan tanpa bukti penyebab hepatitis akut lainnya yang diketahui atau penyakit hati yang mendasari sebelumnya," sambung para ahli, dalam laporan yang belum peer reviewed.

Dari 47 pasien bergejala hepatitis, 10 di antaranya mengalami infeksi parah akibat ditemukan pula peradangan COVID-19 atau Multiple Inflammatory Syndrome. Mereka membutuhkan perawatan lebih lama, bahkan angka mortalitas mencapai 30 persen.

Para pakar India kala itu memprediksi tingginya kasus hepatitis terkait COVID-19 berkaitan dengan munculnya sejumlah variant of Concern (VoC) seperti COVID-19 varian Delta.



Simak Video "Dua Dugaan Penyebab Hepatitis Akut Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT