Rabu, 18 Mei 2022 19:45 WIB

Mengenal Glibenclamide: Dosis, Efek Samping, dan Aturan Pakai

Patrick Trusto Jati Wibowo - detikHealth
ilustrasi diabetes Mengenal obat diabetes Glibenclamide. (Foto ilustrasi: Shutterstock/)
Jakarta -

Glibenclamide adalah obat untuk menurunkan kadar gula tinggi pada pengidap diabetes tipe 2. Obat ini bekerja dengan cara meningkatkan produksi insulin alami melalui organ pankreas. Glibenclamide adalah obat resep, sehingga penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.

Diabetes tipe 2 membuat tubuh seseorang tidak dapat menggunakan dan menyimpan glukosa dengan baik. Kondisi ini membuat kadar glukosa yang ada di dalam aliran darah meningkat dan dapat menimbulkan komplikasi berbahaya jika tidak segera ditangani.

Untuk itu, Glibenclamide berperan untuk mengendalikan kadar gula darah. Dengan mengontrol kadar gula darah, maka akan menurunkan risiko kerusakan ginjal, masalah saraf, kebutaan, kehilangan kaki, masalah fungsi seksual, serangan jantung, hingga stroke.

Berikut adalah dosis, efek samping, dan aturan pakai obat Glibenclamide untuk mengendalikan gula darah.

Dosis Obat Glibenclamide

Dikutip dari MIMS, pemberian dosis obat Glibenclamide disesuaikan dengan usia dan kondisi medis pasien. Untuk orang dewasa, diberikan dosis awal 2,5-5 mg per hari. Dosis dapat ditingkatkan hingga 20 mg per hari. Untuk dosis yang lebih dari 10 mg per hari, obat Glibenclamide dapat dikonsumsi 2 kali sehari.

Belum ada ketentuan dosis obat ini untuk anak-anak. Obat ini bisa berbahaya untuk anak-anak. Jadi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter.

Efek Samping Obat Glibenclamide

Melakukan pengobatan dengan Glibenclamide dapat menyebabkan efek samping berikut ini:

  • Gatal
  • Mual
  • Nyeri otot
  • Peningkatan berat badan
  • Penglihatan kabur

Segera periksakan diri ke dokter jika mengalami reaksi alergi obat atau muncul efek samping serius seperti:

  • Bengkak di tangan dan kaki
  • Hipoglikemia (kadar gula terlalu rendah)
  • Kelelahan ekstrem
  • Timbul gejala penyakit kuning

Aturan Pakai Obat Glibenclamide

Gunakan obat Glibenclamide sesuai dengan petunjuk dokter. Jangan lupa untuk membaca petunjuk penggunaan yang terdapat pada label kemasan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa konsultasi dengan dokter.

Glibenclamide biasanya diminum satu kali sehari saat sarapan. Namun pada pasien yang menggunakan dosis lebih tinggi, dianjurkan untuk menggunakan obat ini dua kali sehari.

Saat ingin berolahraga, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Olahraga dapat mempengaruhi kadar gula darah seseorang. Selain itu, pengobatan dengan Glibenclamide harus dibarengi dengan menjalani pola hidup sehat dan mengonsumsi makanan bergizi untuk membantu mengontrol kadar gula darah.



Simak Video "Awas! Mayoritas Kematian Pasien Corona RI Punya Komorbid Diabetes Melitus"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)