Ada Ancaman Hepatitis Misterius, Dinkes DKI: Air Isi Ulang Dimasak Dulu

ADVERTISEMENT

Ada Ancaman Hepatitis Misterius, Dinkes DKI: Air Isi Ulang Dimasak Dulu

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Kamis, 19 Mei 2022 17:30 WIB
Ilustrasi Galon Air Mineral
Ilustrasi air isi ulang. (Foto: shutterstock)
Jakarta -

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mulai gencar mensosialisasikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mencegah penyebaran virus hepatitis akut misterius. Seperti yang diketahui, hepatitis misterius semakin mengkhawatirkan.

Berdasarkan laporan Dinkes DKI Jakarta pada Rabu (18/5) pukul 08.00 WIB, tercatat 24 orang diduga pasien hepatitis akut misterius di DKI Jakarta. Dari jumlah tersebut, 5 orang dinyatakan meninggal dunia, satu kasus probable dan empat kasus pending klasifikasi.

"Mencegah sakit dengan PHBS (perilaku hidup bersih dan sehat) di rumah, sekolah, dan tempat aktivitas lain," papar dr Dwi Oktavia, Kepala Bidang P2P Dinkes DKI Jakarta dalam konferensi pers, Kamis (19/5/2022).

Rata-rata penyakit infeksi bisa menular melalui tiga cara, salah satunya lewat saluran pencernaan. Sehingga, masyarakat diminta waspada dengan segala makanan atau minuman yang hendak dikonsumsi.

dr Dwi Oktavia mengimbau masyarakat untuk menggunakan air bersih saat memasak dan meminum air yang terjamin kualitas kebersihannya.

"Kalau menggunakan air minum kemasan isi ulang dari depot air isi ulang, perlu dimasak dahulu. Ini semua upaya-upaya menjaga kesehatan," imbau dr Dwi.

Tak lupa dr Dwi juga mengingatkan, untuk mengkonsumsi makanan yang bersih dan sehat serta dimasak dengan sempurna. Sebelum makan, cuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

"Di musim pancaroba ini, penting untuk mencegah berbagai penyakit infeksi, baik (infeksi) dari saluran cerna, saluran pernapasan, dan kita haru menjaga lingkungan tetap sehat," imbaunya.



Simak Video "Update! Dinkes DKI Temukan 24 Kasus Dugaan Hepatitis Akut Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT