Kamis, 19 Mei 2022 21:45 WIB

Obat Asam Urat Allopurinol: Dosis, Efek Samping, dan Aturan Pakai

Patrick Trusto Jati Wibowo - detikHealth
ilustrasi obat Ilustrasi obat Allopurinol (Foto: shutterstock)
Jakarta -

Allopurinol adalah obat untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah dan bisa digunakan untuk terapi kanker yang menyebabkan peningkatan asam urat atau hiperurisemia. Selain itu, obat ini juga kerap digunakan dalam pengobatan batu ginjal.

Allopurinol masuk ke dalam golongan penghambat xanthine-oxidase. Dikutip dari MIMS, obat asam urat ini bekerja dengan cara menghambat enzim xanthine-oxidase yang berperan dalam pembentukan asam urat di dalam tubuh. Namun, Allopurinol tidak dapat mengobati rasa nyeri saat terjadi serangan gout.

Berikut adalah dosis, efek samping, dan aturan pakai obat Allopurinol untuk mengatasi penyakit asam urat.

Dosis Obat Allopurinol

Penggunaan obat Allopurinol terbatas, harus memerlukan resep dokter. Berikut adalah pembagian dosis obat Allopurinol yang disesuaikan dengan usia dan kondisi medis pasien.

1. Asam Urat (Gout)

  • Dewasa: Diberikan dosis awal 100 mg per hari. Dosis ditingkatkan secara bertahap 200-300 mg per hari. Pada pasien dengan kondisi berat, dosis awal 100 mg per hari ditingkatkan menjadi 400-600 mg per hari setiap minggunya. Dosis maksimal 900 mg per hari.
  • Anak usia di bawah 15 tahun: Dosis 10-20 mg per hari. Dosis maksimal 400 mg per hari.

2. Batu Ginjal

  • Dewasa: Dosis 200-300 mg, sebanyak 1-2 kali per hari.

3. Hiperurisemia Akibat Kemoterapi

  • Dewasa (tablet): Dosis 600-800 mg sebanyak 1-2 kali per hari, selama 2-3 hari sebelum menjalani kemoterapi.
  • Dewasa (suntik): Dosis infus tunggal 200-400 mg/m2 setiap hari atau dalam dosis 6 mg/mL terbagi rata pada interval 6, 8, atau 12 jam, selama 1-2 hari sebelum menjalani kemoterapi. Dosis maksimal 600 mg per hari.
  • Anak-anak (tablet): Dosis 150-300 mg per hari, selama 2-3 hari sebelum menjalani kemoterapi. Dosis maksimal 400 mg per hari.
  • Anak-anak (suntik): Dosis awal 200 mg/m2 berupa infus tunggal atau dalam dosis 6 mg/mL terbagi rata pada interval 6, 8, atau 12 jam, selama 24-48 jam sebelum menjalani kemoterapi.

Efek Samping Obat Allopurinol

Ada sejumlah efek samping dari penggunaan obat Allopurinol, antara lain:

  • Diare
  • Kantuk
  • Nyeri sendi
  • Mual
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Sakit perut

Segera periksakan diri ke dokter bila mengalami reaksi alergi obat atau timbul efek samping serius, seperti:

  • Berat badan turun drastis
  • Demam
  • Gejala penyakit kuning
  • Gejala penyakit ginjal
  • Memar
  • Sakit tenggorokan

Aturan Pakai Obat Allopurinol

Gunakan obat Allopurinol sesuai dengan resep dokter atau ikuti petunjuk penggunaan yang tertera pada label kemasan. Jangan menambah atau mengurangi dosis tanpa konsultasi lebih lanjut dengan dokter, karena dapat meningkatkan potensi terjadinya efek samping.

Allopurinol dikonsumsi setelah makan pada jam yang sama, agar pengobatan berjalan maksimal. Jangan menghentikan pengobatan meski kondisi sudah membaik tanpa saran dari dokter.

Jika baru saja mengalami serangan asam urat, pastikan gejalanya telah hilang sebelum mengonsumsi Allopurinol. Ini karena Allopurinol dapat menyebabkan serangan asam urat yang sering terjadi pada beberapa minggu pertama penggunaan.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, lakukan pengobatan dengan penerapan gaya hidup sehat. Misalnya dengan mengonsumsi makanan bergizi, menjaga berat badan, dan mengurangi minuman beralkohol atau yang mengandung kadar gula tinggi.



Simak Video "Pusat Veteriner Farma Surabaya Tengah Kembangkan Vaksin PMK "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)