Jumat, 20 Mei 2022 06:00 WIB

Picu Kanker Serviks pada Wanita, HPV Juga Picu Kanker Penis-Gangguan Sperma

Vidya Pinandhita - detikHealth
Banana as a symbol of male penis in hand on a yellow background hidden by censorship. Sexual masturbation and orgasm, impotence problem. Self-pleasure concept. HPV juga bisa memicu kanker penis (Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrii Zastrozhnov)
Jakarta -

Human papilloma virus (HPV) tak hanya bisa menginfeksi wanita, melainkan juga pria. Jika pada wanita risikonya adalah kanker serviks, pada laki-laki infeksi HPV bisa memicu kanker penis, kanker kandung kemih, hingga gangguan kualitas sperma.

Dengan begitu, vaksin HPV pada dasarnya tak hanya diperuntukkan wanita menekan risiko kanker serviks, melainkan juga pria untuk menekan kanker penis. Menurut konsultan onkologi ginekologi dan Ketua Dewan Penasihat Himpunan Onkologi Ginekologi Indonesia Prof Dr dr Andrijono, SpOG(K)-Onk, di sejumlah negara lain, vaksin HPV bagi laki-laki sudah menjadi hal umum.

"Laki-laki bisa terkena HPV. Oleh karena itu, laki-laki bisa mengalami kanker karena HPV. Pertama, kanker penis bila (infeksi HPV) terjadi pada laki-laki. Oleh karena itu, pria bisa juga divaksin. Di Australia, di Amerika Serikat, laki-laki divaksin usia 9-25 tahun," terangnya dalam diskusi daring 'Inovasi Deteksi Dini untuk Meningkatkan Cakupan Skrining Kanker Serviks di Indonesia', Kamis (19/5/2022).

Efek Infeksi HPV pada Pria

Selain kanker penis, infeksi HPV pada pria bisa memicu masalah kualitas sperma. dr Andrijono menyebut, laki-laki dengan infeksi HPV bisa memiliki kuantitas sperma lebih kecil dibandingkan laki-laki tanpa HPV.

"Vaksin HPV pada pria banyak juga selain buat (mencegah) kanker penis, juga menekan gangguan sperma. Biasanya, penderita infeksi HPV karena jumlah spermanya lebih kecil dibandingkan yang tidak ada infeksi HPV. Kualitas sperma pun terganggu pada infeksi HPV," jelasnya.

"Ada penelitian lagi bahwa risiko kanker kandung kemih bisa juga disebabkan HPV," pungkas dr Andrijono.



Simak Video "Wanita Harus Tahu! Ini Faktor Risiko Kanker Serviks"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)