Jumat, 20 Mei 2022 18:30 WIB

Catat! Saran Dokter Soal Cara Sehat Makan Mi Instan Agar Tak Hipertensi

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Instant noodle - junk food Belebihan makan mi instan bikin hipertensi (Foto: Getty Images/iStockphoto/Crazybboy)
Jakarta -

Mi instan memang selalu menjadi makanan favorit yang kerap disantap sehari-hari. Namun, kebanyakan konsumsi mi juga tidak baik untuk kesehatan. Pasalnya, makanan ini berpotensi memicu sejumlah gangguan kesehatan, salah satunya hipertensi.

Hal ini karena mi instan mengandung natrium yang sangat tinggi. Apabila dikonsumsi secara berlebih, tentu bisa berpotensi memicu darah tinggi.

"Berpotensi (memicu hipertensi). Karena hubungan antara asupan natrium dengan darah tekanan darah tinggi itu cukup jelas," tutur dr Badai Bhatara Tiksnadi, MM, SpJP(K), Ketua POKJA Hipertensi PP Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI), dalam webinar virtual, Jumat (20/5/2022).

"Itu bisa dalam satu bungkus (mi) saja 1.400 ml gram natriumnya. Ya, maka pakai logika saja kebetulan satu hari 2.300, dalam satu hari 1.400," lanjutnya.

Lantas, bagaimana konsumsi mi yang sehat dan benar?

dr Badai mengungkapkan apabila ingin mengkonsumsi mi sebaiknya mengurangi pemakaian bumbu, kalau bisa sampai seperempat. Tujuan pengurangan ini agar natrium yang dikonsumsi tidak melebihi saran batas yang dianjurkan.

"Ya, jadi di bumbu yang sebungkus kecil itu yang rasanya sangat gurih dan enak, itu mengandung natrium yang sangat tinggi. Sehingga kurangi banyak mungkin bumbu, kalau perlu seperempat," kata dr Badai.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Heboh Taiwan Tolak Mi Instan dan Sejumlah Produk Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]