Almarhum Fahmi Idris Berjuang Lawan Kanker Darah Myeloma, Penyakit Apa Itu?

ADVERTISEMENT

Almarhum Fahmi Idris Berjuang Lawan Kanker Darah Myeloma, Penyakit Apa Itu?

Firdaus Anwar - detikHealth
Minggu, 22 Mei 2022 20:15 WIB
Pengusaha, mantan menteri dan tokoh senior Golkar Fahmi Idris
Fahmi Idris meninggal dunia pada Minggu (22/5/2022). Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Tokoh politik Fahmi Idris meninggal dunia pada Minggu (22/5/2022). Pihak keluarga menyebut Fahmi Idris sudah berjuang melawan kanker darah myeloma sejak tahun 2014.

"Almarhum ini sudah terkena kanker dari 2014 tapi luar bisa semangat hidupnya luar biasa... memang tiba-tiba karena faktor myeloma tadi, kanker darah tadi, nge-drop kondisinya," ungkap sang menantu, Fahmi Aldwin Rahadian, kepada wartawan di TPU Tanah Kusir.

Dikutip dari WebMD, myeloma adalah sejenis penyakit kanker darah yang memengaruhi sel plasma di sumsum tulang. Sel plasma yang menjadi kanker akan berkembang tidak terkendali sehingga menimbulkan penumpukan protein immunoglobulin yang merusak organ di dalam tubuh.

Sampai saat ini tidak diketahui pasti penyebab myeloma. Beberapa hal yang diduga bisa menjadi faktor risiko di antaranya:

  1. Usia di atas 65 tahun
  2. Pria
  3. Keturunan Afrika-Amerika
  4. Ada riwayat keluarga dengan kanker darah
  5. Kegemukan atau obesitas
  6. Terpapar radiasi
  7. Terpapar senyawa kimia tertenu yang biasa digunakan pada industri kayu, karet, pemadam api, hingga herbisida.

Sulit untuk mengetahui gejala awal yang ditimbulkan oleh myeloma. Gejala kemungkinan baru muncul setelah penyakit berkembang menjadi lebih parah.

Beberapa gejala yang dikaitkan dengan myeloma di antaranya:

  1. Nyeri tulang
  2. Letih dan lesu
  3. Penurunan berat badan dan hilangnya nafsu makan
  4. Nyeri perut
  5. Konstipasi
  6. Kebingungan
  7. Sering terkena penyakit infeksi
  8. Sering haus
  9. Sering kesemutan

Dokter biasanya akan melakukan pemeriksaan darah untuk mengetahui secara pasti sebelum mendiagnosis myeloma. Hingga saat ini belum ada terapi atau obat yang dapat menyembuhkan myeloma, tapi perkembangan tingkat keparahannya dapat diperlambat dengan penanganan yang tepat.



Simak Video "Benarkah Makanan Tertentu Bisa Picu Kanker Payudara?"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT