WHO: Vaksin Cacar Masih Ampuh Lawan Cacar Monyet

ADVERTISEMENT

WHO: Vaksin Cacar Masih Ampuh Lawan Cacar Monyet

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Senin, 23 Mei 2022 10:30 WIB
Kasus Cacar Monyet Pertama Diperkirakan Diidap Seorang Pria di Sydney yang Baru Pulang dari Eropa
WHO: Vaksin cacar masih ampuh lawan cacar monyet (Foto: ABC Australia)
Jakarta -

Cacar monyet atau monkeypox merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh virus langka dari hewan (virus zoonosis) yang pertama kali ditemukan di Kongo, Afrika Selatan pada tahun 1970. Hingga hari ini belum diketahui pasti jenis hewan yang menjadi penyebab cacar monyet, namun beberapa jenis hewan seperti tupai, tikus, dan primata non-manusia, rentan terhadap virus tersebut.

Meski bukan penyakit yang banyak penularannya, cacar jenis ini tetap patut diwaspadai. Sebab, penularan penyakit ini berlangsung melalui kontak langsung dengan luka di kulit, cairan tubuh, droplet (percikan air liur) yang dikeluarkan saat bersin dan batuk, serta menyentuh permukaan yang terkontaminasi virus monkeypox.

Oleh karena itu, penularan penyakit ini bisa dicegah dengan pemberian vaksin cacar.

Meski saat ini belum ada vaksin spesifik untuk melindungi diri dari monkeypox atau cacar monyet, namun Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut vaksin cacar ampuh melawan cacar monyet hingga 85 persen.

"Vaksin tersedia, tetapi pesan pentingnya bahwa Anda bisa memproteksi diri Anda," kata David Heymann, pejabat tinggi WHO dan spesialis penyakit menular, dikutip dari CGTN, Senin (23/5/2022).

Menurut data terbaru WHO, kasus dugaan cacar monyet telah dilaporkan dari 12 negara yang bukan negara endemik virus itu. Kasus cacar monyet juga telah teridentifikasi di berbagai klinik kesehatan seksual.

Sementara itu, ahli epidemiolog Universitas Griffith Australia mengingatkan di tengah penyebaran cacar monyet, penting bagi masyarakat untuk menerima suntikan vaksin agar terhindar dari virus tersebut.

"Smallpox vaksin ini sangat efektif, antiviralnya juga sudah ada," jelas Dicky dalam pesan suara yang diterima detikcom, Senin (23/5/2022).



Simak Video "WHO: 35 Ribu Kasus Cacar Monyet Terlapor dari 92 Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(any/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT