Senin, 23 Mei 2022 19:40 WIB

Terpopuler Sepekan

Kata Pakar Soal Pelonggaran Aturan Masker saat RI Transisi ke Endemi

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Presiden Joko Widodo melonggarkan kebijakan penggunaan masker di ruang terbuka. Aturan itu diterapkan karena kasus COVID-19 di Indonesia dinilai semakin membaik Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Masyarakat Indonesia kini sudah tidak diwajibkan lagi menggunakan masker untuk aktivitas di ruangan terbuka, namun masih harus tetap digunakan kelompok rentan dan di angkutan umum. Hal ini diumumkan langsung oleh Presiden Joko Widodo beberapa waktu lalu.

Sejumlah pakar pun angkat bicara terkait kebijakan ini. Salah satunya dokter paru dari Divisi Infeksi Departemen Pulmonologi dan Respirasi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dr Erlina Burhan, SpP(K).

"Kalau tidak berada di kerumunan mungkin sudah bisa mengingat jumlah kasus yang sudah melandai. Tapi bila di tempat umum dan keramaian sebaiknya tetap pakai masker," kata dr Erlina.

Hal ini selaras dengan dr Erlang Samoedro, SpP, FISR. Menurutnya, meski tren COVID-19 mulai melandai, masyarakat masih tetap dianjurkan menggunakan masker.

"Tapi untuk mencegah, ini kan baru selesai dari Lebaran ya, masih ada potensi untuk terjadi peningkatan 2 minggu ke depan," kata dr Erlang.

"Ya paling nggak, kita tetap menggunakan masker lah untuk menjaga-jaga saja," imbuhnya.

Tidak Larut dalam Euforia Pelonggaran Aturan Masker

Epidemiolog Dicky Budiman dari Griffith University pun mengingatkan agar masyarakat tidak larut dalam euforia pelonggaran penggunaan masker. Menurut Dicky, meski keadaan sudah lebih aman, risiko penularan masih tetap ada dan kemungkinan muncul varian baru yang wajib diwaspadai.

"Artinya harus disampaikan pada publik, bahwa pemerintah memiliki acuan ya silahkan, tapi yang namanya komunikasi risiko itu harus memberikan informasi yang memadai pada publik sehingga mereka bisa menilai diri sendiri ini adalah situasi yang aman nggak saya tidak memakai masker," tegasnya.



Simak Video "Menkes Sebut Pelonggaran Masker Jadi Tahap RI Menuju Endemi"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)