Selasa, 24 Mei 2022 09:50 WIB

Jabodetabek PPKM Level 1, Ini Aturan Terbaru Nge-mall dan Nonton Bioskop

Vidya Pinandhita - detikHealth
Aktivitas warga di salah satu pusat perbelanjaan kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Selasa (30/11/2021). Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Jabodetabek masuk Level 1 PPKM. Selain diperbolehkannya operasi kerja dari kantor (WFO) 100 persen, pemerintah juga mencantumkan aturan aktivitas di mal dan bioskop.

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2022 Tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali disebutkan, mal boleh dibuka dengan kapasitas 100 persen pengunjung hingga 22.00 waktu setempat.

"Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi terhadap semua pengunjung dan pegawai serta hanya pengunjung dengan kategori Hijau dalam aplikasi PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan," tertera dalam salah satu poin terkait aktivitas dalam mal.

Pengunjung Bioskop Boleh 100 Persen

Aturan tersebut juga mencakup aktivitas di bioskop. Disebutkan, bioskop boleh menampung 100 persen pengunjung dengan syarat kategori hijau dalam aplikasi PeduliLindungi. Kecuali, pengjung tersebut tidak bisa divaksin COVID-19 karena kondisi kesehatan.

Berikut sederet ketentuan terkait operasi bioskop:

  • Wajib menggunakan aplikasi PeduliLindungi untuk melakukan skrining terhadap semua pengunjung dan pegawai
  • Kapasitas maksimal seratus persen dan hanya pengunjung dengan kategori Hijau dalam PeduliLindungi yang boleh masuk kecuali tidak bisa divaksin karena alasan kesehatan
  • Anak usia dibawah 12 (dua belas) tahun wajib didampingi orang tua. Khusus anak usia 6 (enam) tahun sampai dengan 12 (dua belas) tahun wajib menunjukkan bukti vaksinasi minimal dosis pertama
  • Restoran/ rumah makan dan kafe di dalam area bioskop diizinkan menerima makan di tempat (dine in) dengan kapasitas maksimal seratus
    persen
  • Mengikuti protokol kesehatan yang diatur oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Kementerian Kesehatan


Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)