Selasa, 24 Mei 2022 18:06 WIB

Giliran Netizen China Tuduh AS Sebarkan Virus Cacar Monyet

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Ilustrasi cacar monyet Giliran netizen China tuduh AS sebarkan cacar monyet. Foto: Getty Images/iStockphoto/ZEEDIGN
Jakarta -

Viral di media sosial China spekulasi bahwa Amerika Serikat (AS) adalah sumber asal mula tersebarnya cacar monyet ke berbagai negara, termasuk Inggris, Spanyol, dan Australia.

Infeksi virus menjadi topik populer selama tiga hari di platform media sosial China, Weibo. Tagar topik populer tersebut berisi laporan dua kasus di AS yang diduga kasus cacar monyet dan telah menarik lebih dari 51 juta views.

Sementara itu, media resmi pemerintah China menahan diri untuk tidak menuduh AS sebagai penyebar virus cacar monyet.

Di sisi lain, pengguna sosial media China berteori dan berkomentar bahwa AS adalah penyebar virus cacar monyet. Dikutip dari Bloomberg, hal ini diduga disebabkan tuduhan serupa oleh AS ketika menyebut China sebagai biang keladi COVID-19.

Influencer nasionalis China, Shu Chang, yang memiliki 6,41 juta pengikut di Weibo membuat postingan yang berisi sebuah laporan kesehatan dan berkomentar, "rencana AS untuk membocorkan virus cacar monyet yang direkayasa secara biologis," tulisnya dikutip dari Bloomberg, Selasa (24/5/2022).

Postingan tersebut disukai oleh lebih dari 7.500 pengguna dan mendapat lebih dari 660 komentar, banyak dari mereka setuju dengannya. Seseorang berkomentar di postingan tersebut bahwa AS, "jahat di luar imajinasi umat manusia,".

Ternyata laporan kesehatan tersebut hanyalah sebuah reportase kegiatan dari organisasi non-pemerintah AS, Nuclear Threat Initiative. Di dalamnya berisi laporan kegiatan tahun 2021 tentang perencanaan biosekuriti yang kebetulan mencakup skenario pandemi cacar monyet.



Simak Video "Produsen Vaksin Cacar Monyet Alami Lonjakan Permintaan Global "
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/fds)