Kamis, 26 Mei 2022 06:46 WIB

Kemenkes RI Ungkap Dugaan 'Biang Kerok' Hepatitis Akut Misterius

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi anak dirawat di rumah sakit Foto: Getty Images/iStockphoto/kan2d
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI mengungkap dugaan penyebab hepatitis akut misterius. Menurut juru bicara Kemenkes RI dr Mohammad Syahril ada enam dugaan yang dianalisis para ahli, termasuk salah satunya SARS-CoV-2 virus penyebab COVID-19.

Mengutip laporan UK Health Security Agency, dr Syahril menyebut enam dugaan kuat di balik hepatitis misterius meliputi adenovirus biasa atau adenovirus varian baru, sindrom post infeksi SARS-CoV-2, paparan obat, lingkungan atau toksin, patogen baru, dan varian baru SARS-CoV-2.

"Ini hipotesis-hipotesis, atau kemungkinan-kemungkinan, atau dugaan-dugaan sebagai penyebab hepatitis akut," kata dr Syahril pada konferensi pers secara virtual di Jakarta, Selasa (24/5).

Dugaan tersebut berasal dari laporan pasien Inggris hingga Amerika, 70 persen di antaran laporan kasus hepatitis akut misterius Inggris juga ditemukan positif adenovirus sementara sisanya tidak sedikit memiliki riwayat COVID-19.

Indonesia juga ikut menganalisis penyebab atau kemungkinan infeksi hepatitis akut misterius. Namun, belum ada informasi lebih lanjut dari hasil penelitian di laboratorium.

"Nanti kita ikuti saja karena ini baru hipotesis, kita akan mengarah ke 6 hipotesis itu yang menjadi dugaan kuat oleh para ahli atau para ilmuwan," ucapnya.

Sebagai informasi, total kumulatif pasien diduga hepatitis akut misterius di Indonesia berjumlah 35 orang, 19 di antaranya masuk kategori discarded atau disingkirkan sehingga tersisa 16 kasus yang diduga berkaitan. Satu kasus masuk probable, 15 lainnya masih dalam kategori pending klasifikasi.



Simak Video "Dua Dugaan Penyebab Hepatitis Akut Misterius"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)