Kamis, 26 Mei 2022 13:30 WIB

Ketum IDI Hadiri Acara WHO di Swiss, PDSI Nggak Ikut?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Profile Ketua IDI dr. Adib Khumaidi, SpOT. saat rapat dengar pendapat di DPR RI Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia, Adib Khumaidi. (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) dr Adib Khumaidi mendampingi Menteri Kesehatan dalam agenda World Health Assembly ke-75 di Swiss bersama dengan delegasi Indonesia lainnya dari Kementerian Kesehatan RI. Dalam agenda tersebut, IDI ikut mempersiapkan penguatan respons terkait darurat kesehatan.

IDI disebut Adib, mendukung sepenuhnya Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan Kemenkes RI untuk memulihkan layanan sistem kesehatan secara global. Mereka juga ikut membahas penguatan sumber daya manusia kesehatan utamanya para dokter di berbagai pelatihan, demi mendukung kerja sama transfer teknologi. Hal ini dinilai bermanfaat untuk penguatan pelayanan primer.

"Merupakan sebuah kehormatan bagi saya karena diundang mewakili IDI sebagai anggota profesi secara institusi mendampingi Menteri Kesehatan RI dalam acara World Health Assembly ke-75 di Jenewa, Swiss ini," kata Adib dalam keterangan resmi yang diterima detikcom Rabu (25/5/2022).

"Mewakili PB IDI, kami menyampaikan dukungan pada WHO dan Kementerian kesehatan RI dalam strategi pemulihan layanan dan sistem Kesehatan secara global. Sebagai satu-satunya organisasi profesi kedokteran yang diakui oleh hukum Undang-Undang, IDI selalu siap menjadi mitra strategis pemerintah RI dan dunia dalam kemajuan layanan Kesehatan di Indonesia serta membantu kerjasama dalam menciptakan dunia yang lebih sehat," sambung dia.

Adib melanjutkan, secara umum pertemuan tersebut membahas strategi global keamanan pangan, kesehatan mulut, penelitian dan inovasi tuberkulosis. Selain itu, penguatan kesiagaan respons WHO terkait kedaruratan kesehatan juga ikut dibahas, termasuk roadmap perencanaan 2023-2030 untuk pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular secara global.

"Semua prioritas dan fokus WHO mendatang sejalan dengan arah dan strategi program PB IDI ke depan," bebernya.



Simak Video "Bicara soal Organisasi di Luar IDI, Ketua IDI Singgung PDSI?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)