Jumat, 27 Mei 2022 12:01 WIB

Curhat Rose Blackpink Pernah Mengidap Herpes Zoster

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
PARIS, FRANCE - SEPTEMBER 28: (EDITORIAL USE ONLY - For Non-Editorial use please seek approval from Fashion House) Rosé Park attends the Saint Laurent Womenswear Spring/Summer 2022 show as part of Paris Fashion Week on September 28, 2021 in Paris, France. (Photo by Pascal Le Segretain/Getty Images) Curhat Rose BLACKPINK pernah mengidap herpes zoster (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Pandemi COVID-19 ternyata memberikan dampak kurang menyenangkan bagi salah satu anggota grup K-Pop BLACKPINK, Rose. Pengalamannya ini, ia bagikan dalam wawancara terbaru dengan majalah Rolling Stone.

Dalam sesi tersebut, Rose menjelaskan betapa dia sangat berdedikasi pada keahlian dan pekerjaannya. Akibat pandemi, ia terpaksa beristirahat kerja dan malah membebaninya secara fisik maupun mental.

"Oh, itu mengerikan. Saya tidak pernah beristirahat seperti itu dalam hidup saya, dan itu jadi yang terburuk," ungkap Rose, dikutip dari Koreaboo, Jumat (27/5/2022).

Mengidap Herpes Zoster

Terlalu banyak pikiran dan stres karena tidak memiliki aktivitas, berakibat fatal pada daya tahan tubuh Rose.

"Saya sempat sakit. Anda tahu, beberapa hal bisa terjadi saat stres menyerang Anda. Aku mengalami herpes zoster, itu terjadi karena saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan ketika tidak bekerja," ungkap penyanyi 25 tahun itu.

Sedikit informasi, herpes zoster atau yang dikenal cacar ular disebabkan oleh virus Varicella Zoster. Meski tidak berbahaya, jenis cacar ini bisa menimbulkan rasa nyeri dan sangat mengganggu bagi pengidapnya.

Dikutip dari MayoClinic, berikut beberapa kondisi yang diduga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami herpes zoster:

Usia 50 tahun ke atas

Seiring pertambahan usia, daya tahan tubuh akan semakin melemah sehingga risiko terkena herpes zoster akan makin tinggi

Stres

Stres fisik atau emosional dapat membuat tubuh melepaskan senyawa kimia yang dapat mengganggu daya tahan tubuh.

Daya tahan tubuh lemah

Kelompok orang yang memiliki daya tahan tubuh lemah atau yang memiliki penyakit tertentu seperti HIV/AIDS dan kanker, tinggi risiko terkena herpes zoster.

Menjalani pengobatan

Orang yang tengah menjalani pengobatan tertentu seperti kemoterapi, dapat memicu terkena herpes zoster.

Mengkonsumsi obat-obatan tertentu seperti obat untuk mencegah penolakan organ usai transplantasi, juga bisa meningkatkan risiko herpes zoster.



Simak Video "WHO Tetapkan Saat Ini Cacar Monyet Bukan Darurat Global, Tapi..."
[Gambas:Video 20detik]
(any/kna)