Minggu, 29 Mei 2022 18:00 WIB

Kourtney Kardashian Diminta Minum Sperma Agar Hamil, Pakar: Tak Masuk Akal!

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Travis Barker, left, and Kourtney Kardashian arrive at the MTV Video Music Awards at Barclays Center on Sunday, Sept. 12, 2021, in New York. (Photo by Evan Agostini/Invision/AP) Foto: Evan Agostini/ Invision/AP/Evan Agostini
Jakarta -

Kourtney Kardashian belum lama ini sempat bikin heboh lantaran mengaku disuruh meminum sperma suaminya, Travis Barker, oleh dokter untuk meningkatkan peluang hamil.

Hal tersebut diketahui langsung oleh Kourtney saat berbincang di episode terbaru The Kardashian. Ia mengungkapkan bahwa dirinya dan suami telah mencoba berbagai teknik dengan harapan bisa segera memiliki anak. Dalam kesempatan tersebut, Kourtney juga menyinggung soal tiroidnya yang ia duga berkaitan dengan kesuburannya.

"Dia menyuruh kami, dia memberitahu saya bahwa hal yang akan membantu [tiroid saya] adalah meminum sperma [Barker] empat kali seminggu," kata Kourtney, seperti dikutip dari Six Page.

Benarkah menelan sperma bisa bikin cepat hamil?

Menanggapi hal tersebut, dokter kandungan dan ginekolog sekaligus spesialis infertilitas yang berbasis di New York, Lucky Sekhon, mengungkapkan bahwa meminum sperma tak akan mempengaruhi kesuburan seseorang.

"Saya pikir itu hal yang konyol untuk dia keluarkan di sana," kata Sekhon, tentang pernyataan Kardashian.

"Dan saya pikir itu tidak masuk akal, terutama merekomendasikan frekuensi empat kali per minggu benar-benar konyol dan tidak berdasarkan apa pun," lanjutnya.

Sekhon mengatakan saran tersebut bisa berasal dari sebuah teori mengenai interaksi sperma dengan bakteri usus yang dapat melemahkan sistem kekebalan wanita. Sperma mengandung antigen atau zat yang dapat memicu sistem kekebalan tubuh. Namun, penelitian antara sperma, sistem kekebalan tubuh, dan kesuburan wanita masih terbilang sangat sedikit.

Sampai saat ini masih belum ada penelitian yang menunjukkan bahwa meminum sperma dapat meningkatkan peluang kehamilan.

"Ini benar-benar tidak berdasar dan tidak didasarkan pada sains atau rekomendasi medis apa pun," kata Sekhon.

Sekhon juga mengingatkan untuk berhati-hati menyebar informasi yang salah. Pasalnya, bisa saja wanita yang sudah putus asa lantaran sulit hamil mencoba hal ini.

"Itu bisa sangat berbahaya dan mengkhawatirkan, terutama bagi mereka yang tengah berusaha hamil dan sedang mencari informasi," ujar Sekhon.



Simak Video "Isi Surat Ibu yang Minta Ganja Medis Dilegalkan di Indonesia"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/kna)