Senin, 30 Mei 2022 12:49 WIB

Mengenal Kanker Payudara: Jenis, Gejala, Penyebab, dan Cara Pencegahan

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Ilustrasi payudara bengkak Ilustrasi kanker payudara (Foto: iStock)
Jakarta -

Kanker payudara merupakan kanker yang terbentuk di payudara. Ini dapat terjadi akibat dari pertumbuhan sel-sel yang tidak normal dan tidak terkontrol (sel kanker) di dalam payudara.

Sel-sel tersebut membelah diri lebih cepat dari sel normal dan berakumulasi, kemudian membentuk benjolan atau massa. Pada stadium yang lebih parah, sel-sel abnormal ini dapat menyebar melalui kelenjar getah bening ke organ tubuh lainnya.

Kanker payudara umumnya lebih rentan dialami oleh wanita. Meskipun demikian, pria juga bisa mengalaminya. Simak informasi terkait jenis, gejala, penyebab, dan cara pencegahan berikut ini.

Jenis kanker payudara

Dikutip dari Cleveland Clinic, Senin (30/5/2022), ada beberapa jenis kanker payudara yang perlu diketahui, yaitu:

1. Invasive ductal carcinoma

Dimulai dari saluran susu payudara, kanker ini bisa menembus dinding saluran dan menyebar ke jaringan payudara di sekitarnya. Sekitar 80 persen dari semua kasus, jenis kanker payudara ini paling umum.

2. Ductal carcinoma in situ

Ductal carcinoma in situ (DCIS) tumbuh di saluran air susu tetapi tidak menyebar ke jaringan sekitarnya. Jenis kanker payudara ini termasuk stadium awal yang mudah diobati. Namun, bisa berkembang lebih ganas apabila tidak mendapatkan pengobatan.

3. Invasive lobular carcinoma

Jenis kanker payudara ini terbentuk di lobulus payudara (tempat produksi air susu) dan telah menyebar ke jaringan payudara di sekitarnya.

4. Lobular carcinoma in situ (LCIS)

Jenis yang satu ini adalah kanker yang tumbuh di kelenjar penghasil air susu dan tidak menyebar ke jaringan sekitarnya. Akan tetapi, LCIS dapat meningkatkan risiko terbentuknya kanker di kedua payudara.

5. Triple negative breast cancer (TNBC)

Disebut TNBC karena tidak memiliki tiga penanda yang terkait dengan jenis kanker payudara lainnya. Sekitar 15 persen dari semua kasus kanker payudara, jenis ini paling sulit diobati.

6. Inflammatory breast cancer

Jenis kanker payudara yang satu ini terbilang langka dan agresif lantaran menyerupai infeksi. Seseorang yang mengidap jenis ini biasanya akan melihat gejala kemerahan, bengkak, dan lesung pada kulit payudara.

Gejala kanker payudara

Adapun gejala kanker payudara, seperti:

  • Benjolan atau penebalan payudara yang terasa berbeda dari jaringan sekitarnya
  • Perubahan ukuran, bentuk, maupun tampilan payudara
  • Perubahan pada kulit di atas payudara, seperti lesung pipit
  • Pengelupasan
  • Pengerasan kulit pada area berpigmen di sekitar puting atau kulit payudara
  • Kemerahan atau pitting pada kulit di atas payudara, seperti kulit jeruk

Apabila menemukan benjolan atau perubahan di payudara, segera periksa ke dokter untuk memastikan apakah itu kanker atau bukan.

Penyebab kanker payudara

Sampai saat ini masih belum dipastikan sebenarnya apa penyebab dari kanker payudara. Namun, beberapa penelitian menunjukkan beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko seseorang terkena payudara. Berikut informasinya.

  • Usia. 55 tahun atau lebih bisa meningkatkan risiko kanker payudara
  • Jenis kelamin. Wanita jauh lebih mungkin mengalami kanker payudara daripada pria
  • Riwayat keluarga atau genetik. Jika seseorang memiliki keluarga yang pernah didiagnosis mengidap kanker payudara, risiko terkena kanker tersebut akan semakin besar. Pasalnya, sekitar 5 sampai 10 persen kanker payudara disebabkan oleh gen abnormal tunggal yang diturunkan dari orang tua ke anak-anak.
  • Merokok. Penggunaan tembakau telah dikaitkan dengan berbagai jenis kanker, termasuk kanker payudara.
  • Penggunaan alkohol. Penelitian menunjukkan bahwa minum alkohol dapat meningkatkan risiko beberapa jenis kanker payudara
  • Kegemukan. Memiliki obesitas dapat meningkatkan risiko dan kambuhnya kanker payudara.

Pencegahan kanker payudara

Mengubah pola hidup yang buruk menjadi lebih baik bisa membantu mengurangi risiko terkena kanker payudara. Adapun beberapa cara yang bisa dilakukan, seperti:

  • Konsultasi dengan dokter untuk melakukan skrining
  • Kenali payudara melalui pemeriksaan sendiri
  • Hindari minum alkohol
  • Berolahraga hampir setiap hari dalam seminggu
  • Batasi terapi hormon pascamenopause
  • Pertahankan berat badan yang sehat
  • Pilih pola makan yang sehat


Simak Video "Pengobatan Pasien Kanker Payudara Tergantung Tingkat Stadium"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)