ADVERTISEMENT

Senin, 30 Mei 2022 18:29 WIB

Diidap Marshanda, Ini Fakta soal Tumor Payudara yang Wajib Diketahui

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Marshanda mengalami penurunan berat badan setelah diet. Marshanda mengidap tumor payudara. (Foto: Instagram/@marshanda99)
Jakarta -

Aktris Marshanda mengungkapkan dirinya mengidap tumor payudara. Kini ia tengah menjalani pemeriksaan lebih lanjut sekaligus pengobatan di Singapura.

Lewat video YouTube yang diunggahnya, Marshanda terlihat sesekali meringis dengan tangan menyentuh bagian bawah dadanya.

"Gue harus tetap bahagia, sampai gue tahu apa rencana Yang Maha Kuasa dengan kasih gue tumor payudara," ujar Marshanda dalam video yang diunggah di akun YouTube pribadinya, Senin (30/5/2022).

"Gue ingin kalian tau, gue enggak takut. Gue kadang merasa sakit, dalam arti secara fisik di payudara gue yang ada tumornya," lanjutnya.

Tumor payudara merupakan kondisi yang biasanya ditandai dengan munculnya benjolan di area payudara. Sebagian besar benjolan yang timbul sebenarnya jinak.

Gejala Tumor Payudara

Dikutip dari Mayo Clinic, ada dua jenis tumor payudara yakni tumor yang tidak mengarah ke kanker dan tumor ganas yang bisa menjadi kanker.

Ada beberapa gejala tumor payudara yang wajib diperhatikan, seperti:

  • Muncul benjolan di bagian bawah payudara
  • Benjolan kecil dan terasa lunak
  • Perubahan bentuk payudara

Beda Tumor dan Kanker Payudara

Munculnya benjolan pada payudara juga sering dikaitkan dengan penyakit kanker payudara. Namun, tidak semua benjolan yang muncul itu bersifat kanker yang mematikan.

Berikut perbedaan tumor payudara dan kanker payudara yang perlu diketahui:

1. Kecepatan pertumbuhan

Tumor payudara biasanya tidak berkembang dengan cepat dan ukurannya dari waktu ke waktu relatif masih sama. Benjolan yang muncul kemungkinan bisa hilang saat periode haid berlalu, tetapi dapat muncul lagi di periode berikutnya.

Untuk kanker payudara, ini biasanya diawali dengan benjolan yang berukuran kecil. Namun, semakin lama ukurannya bisa menjadi lebih besar dan menonjol.

2. Rasa nyeri yang muncul

Perbedaan tumor dan kanker payudara juga bisa dideteksi dari ada atau tidaknya rasa nyeri saat benjolan disentuh. Umumnya, tumor payudara tidak terasa nyeri, sedangkan kanker akan muncul rasa nyeri.

3. Tepi benjolan

Pada tumor jinak, saat diraba akan terlihat jelas bentuk dan tepian benjolannya. Tetapi, pada kanker payudara, biasanya tepiannya tidak jelas dan permukaan benjolannya tidak halus atau rata.

4. Posisi pergerakan benjolan

Benjolan pada tumor payudara biasanya hanya ada di satu tempat dan tidak menyebar ke jaringan sekitarnya. Ini membuat benjolan bisa bergerak ke kiri atau kanan. Hal tersebut menunjukkan tumor tidak melekat pada tulang atau jaringan di sekitarnya.

Namun, pada kanker payudara pertumbuhannya menyebar dan menginvasi jaringan di sekitarnya dan melekat, sehingga benjolan yang muncul tidak bisa digerakkan ke kanan atau kiri.

Jenis dan Penyebab Tumor Payudara

1. Fibroadenoma

Fibroadenoma adalah tumor payudara jinak (non-kanker) yang terdiri dari jaringan kelenjar dan jaringan stroma (ikatan) yang tumbuh secara berlebihan. Umumnya terjadi pada wanita berusia 15-35 tahun.

Penyebabnya diduga karena pengaruh hormon di dalam tubuh wanita. Biasanya, benjolan itu bisa hilang dengan sendirinya, tetapi terkadang bisa menetap dan membesar.

2. Fibrokistik

Dikutip dari laman WebMD, fibrokistik merupakan benjolan pada payudara yang bisa hilang dan timbul sesuai siklus menstruasi. Ini bisa disebabkan oleh perubahan hormonal yang terjadi selama siklus menstruasi, dan umumnya dialami wanita usia 20-an dan 30-an.

3. Kista payudara

Kista payudara adalah benjolan yang berisi cairan yang bisa terbentuk pada salah satu atau kedua payudara dan tidak bersifat kanker. Dikutip dari Mayo Clinic, kondisi ini bisa dialami wanita di segala usia, tetapi paling sering dialami wanita berusia 35-50 tahun.



Simak Video " Awal Mula Marshanda Idap Tumor Payudara"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT