ADVERTISEMENT

Kamis, 02 Jun 2022 08:00 WIB

Total Kumulatif Dugaan Hepatitis Akut RI Jadi 46 Kasus, Tersebar di Sini

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Blood cells, molecule of DNA forming inside the test tube. 3D illustration, conceptual image of science and technology. Foto: Getty Images/iStockphoto/ktsimage
Jakarta -

Total kumulatif kasus pasien diduga hepatitis akut misterius hingga Senin (30/5/2022) berjumlah 46 orang. Adapun 26 di antaranya masuk kategori discarded atau dikeluarkan dari dugaan hepatitis akut, sehingga tersisa 20 kasus.

Dari 20 kasus tersebut, lima pasien dinyatakan probable hepatitis akut misterius, artinya yang bersangkutan negatif seluruh jenis hepatitis A, B, C, D, maupun E. Sementara 15 pasien lainnya masih menunggu hasil tes serologi.

Juru bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril merinci sebaran 46 kasus kumulatif dugaan hepatitis akut misterius sebagai berikut:

  • Sumatera Utara: 1 kasus discarded
  • Sumatera Barat: 1 kasus pending klasifikasi
  • Riau: 1 kasus pending klasifikasi
  • Jambi: 1 kasus probable
  • Sumatera Selatan: 1 kasus probable
  • Kepulauan Bangka Belitung: 1 kasus pending klasifikasi, 1 kasus dicaded
  • Bengkulu: 1 kasus pending klasifikasi
  • DKI Jakarta: 1 kasus probable, 3 pending klasifikasi, 15 discarded
  • Jawa Barat: 2 discarded
  • DIY: Pending klasifikasi
  • Jawa Tengah: 1 kasus probable
  • Bali: 1 probable, 1 discarded
  • Jatim: 2 pending klasifikasi, 4 discarded
  • NTB: 1 pending klasifikasi

Kabar baiknya, dari total keseluruhan pasien diduga hepatitis akut misterius, 3 orang dinyatakan sembuh atau berhasil dipulangkan. Salah satunya termasuk kasus probable, sementara dua lainnya merupakan pending klasifikasi.

Ada empat pasien meninggal, dua di antaranya probable dan dua lainnya pending klasifikasi. Total pasien yang masih dirawat di RS berjumlah 13 orang.



Simak Video "Epidemiolog: Hepatitis Akut Misterius Tidak Bisa Diabaikan!"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT