ADVERTISEMENT

Kamis, 02 Jun 2022 15:00 WIB

Duh, Menkes Ungkap Ada Mafia Obat di Indonesia

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
man hand holding his nutritional supplemets, healthy lifestyle background. Menkes ungkap ada mafia obat di Indonesia. (Foto: iStock)
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin mengungkap dugaan adanya mafia obat di Indonesia. Mafia tersebut diduga menjadi kendala sulitnya membangun pabrik obat produksi dalam negeri.

"Orang di Indonesia 270 juta, seharusnya Indonesia jadi produsen plasma darah nomor 4 terbesar di dunia, masa produk obat plasma semuanya import, itu nggak bener. Pasti ada mafia yang nggak mau kita bikin pabriknya di sini," ujar Menkes di PT. Kimia Farma Sungwun Pharmacopia, Cikarang, Jawa Barat, Kamis (2/6/2022).

Menkes mengatakan besarnya penduduk Indonesia bisa menjadi sumber daya dalam pengembangan bahan baku obat berbasis plasma darah sehingga aneh jika tak ada perusahaan farmasi yang ingin mengembangkan pabrik di Indonesia.

Saat ini pemerintah menggencarkan produksi bahan baku obat dalam negeri untuk mengurangi ketergantungan pada produk impor. Pemerintah khususnya Kemenkes akan mendorong industri farmasi untuk mengembangkan obat dengan bahan baku produksi dalam negeri.

"Kalau masih mau impor, obat-obatnya tidak kita masukin (ke e-katalog) karena semua pembelian pemerintah untuk obat dikhususkan produksi dalam negeri. Jadi yang tidak mau berpartisipasi, kita tidak masukkan ke e-katalog,"



Simak Video "Epidemiolog Minta Kebijakan Penggunaan Masker Kembali Diperketat"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT