ADVERTISEMENT

Jumat, 03 Jun 2022 08:45 WIB

Panu: Penyebab, Gejala, dan Pengobatannya

Rosiana Muliandari - detikHealth
Backside of white woman back pain and ache concept Ilustrasi panu (Foto: iStock)
Jakarta -

Panu merupakan salah satu jenis infeksi jamur umum pada kulit yang dapat menyebabkan perubahan pada warna kulit. Infeksi tersebut dapat menyebabkan bercak-bercak kecil pada kulit yang lebih terang atau lebih gelap daripada kulit di sekitarnya.

Pada kulit yang lebih gelap, panu tampak putih atau coklat muda. Sementara itu, pada kulit yang lebih terang atau pucat, panu terlihat merah atau merah muda.

Beberapa bintik-bintik dapat menjadi bersisik dan kering. Seiring waktu, bintik tersebut dapat menjadi lebih besar dan mulai terhubung, menutupi area kulit yang lebih luas.

Penyebab Panu

Dikutip dari Healthline, jamur Malassezia adalah jenis jamur yang umum ditemukan di permukaan kulit. Biasanya jamur ini tidak menyebabkan masalah kesehatan.

Faktanya banyak mikrobiota, termasuk jamur Malassezia, yang hidup di kulit dapat membantu melindungi tubuh dari infeksi dan patogen lain yang dapat menyebabkan kerusakan atau penyakit.

Namun, terkadang jamur ini dapat tumbuh di luar kendali dan memengaruhi warna alami atau pigmentasi kulit. Ketika ini terjadi, seseorang mungkin akan mengalami bercak kulit yang lebih terang atau lebih gelap dari kulit di sekitarnya.

Kondisi yang tidak menular ini adalah panu dan terjadi ketika sejenis jamur dari keluarga Malassezia menyebabkan infeksi atau menekan sistem kekebalan. Para dokter belum yakin mengenai apa yang menyebabkan pertumbuhan berlebih itu terjadi.

Meski begitu, ada beberapa faktor yang dapat memicu pertumbuhan tersebut seperti cuaca panas dan lembab, keringat berlebih, kulit berminyak, sistem kekebalan tubuh melemah, atau perubahan hormonal

Gejala Panu

Dalam kebanyakan kasus, panu dapat menyebabkan gejala yang ringan. Seperti dikutip dari Cleveland Clinic, beberapa gejala tersebut termasuk:

  • Perubahan warna kulit, biasanya, di punggung, dada, dan perut (bercak dapat muncul di mana saja di tubuh dan berwarna merah muda, kuning, coklat, cokelat, atau putih)
  • Gatal pada atau di sekitar area kulit yang terkena panu
  • Berkeringat berlebihan
  • Bercak-bercak pada kulit yang dapat mengering dan membentuk sisik
  • Bercak-bercak pada kulit yang tidak menjadi gelap atau cokelat di bawah sinar matahari

Pengobatan Panu

Banyak pilihan pengobatan yang tersedia untuk panu. Biasanya, dokter mengobati panu tergantung pada faktor-faktor seperti iklim, area yang terinfeksi, ketebalan infeksi, dan di bagian tubuh mana infeksi itu muncul.

Dikutip dari Medical News Today, pilihan pengobatan panu yang paling umum antara lain adalah:

Krim dan losion yang mengandung selenium sulfida, ketokonazol, atau zinc pyrithione

Sampo obat dan sabun mandi untuk digunakan pada saat-saat ketika panu diperkirakan akan muncul, seperti selama periode cuaca yang sangat panas dan lembab

Obat antijamur oral untuk digunakan ketika area tubuh yang luas terinfeksi

Untuk hasil terbaik dalam mengobati panu, penting mengikuti semua petunjuk tentang cara menggunakan obat. Kegagalan untuk menggunakan obat atau inkonsistensi dalam penggunaan dapat menyebabkan infeksi tumbuh kembali dengan cepat.

Baca juga: Panu


Simak Video "Dokter Bicara soal Viral Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Dibawa Ortu Motoran"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT