Mulut Terasa Asam Saat Tak Merokok? Ini Penjelasan Dokter

ADVERTISEMENT

Mulut Terasa Asam Saat Tak Merokok? Ini Penjelasan Dokter

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Jumat, 03 Jun 2022 09:14 WIB
Ilustrasi Rokok
Foto: (iStock)
Jakarta -

Rokok dapat membuat kecanduan atau adiksi yang disebabkan adanya kandungan nikotin. Ini berlaku bagi perokok konvensional maupun elektrik (vape).

Dampak dari kecanduan ini sangat beragam, baik jangka pendek, menengah, maupun panjang yang tentu sangat buruk bagi kesehatan. Salah satunya adalah muncul rasa tidak nyaman saat seseorang berhenti merokok selama beberapa waktu.

Hal yang dirasakan kebanyakan orang adalah sensasi mulut yang terasa asam.

Menanggapi ini, Ketua Kelompok Kerja bidang Rokok Perhimpunan Dokter Paru Indonesia dr Feni Fitriani Taufik menjelaskan sensasi mulut asam itu termasuk bagian dari gejala putus nikotin. Hal ini bisa terjadi pada pecandu rokok.

"Memang pada saat mau berhenti merokok akan ada gejala putus nikotin, gejala sakau yang akan muncul. Lamanya mungkin akan hilang relatif satu bulan, memang ada masa-masa yang tidak menyenangkan pada saat seseorang mau berhenti merokok," jelas dr Feni dalam webinar daring Hari Tanpa Tembakau bersama PDPI, Senin (30/5/2022).

Selain sensasi mulut yang asam, dr Feni menyebut masih ada beberapa gejala putus nikotin lainnya. Misalnya seperti menyebabkan nafsu makan meningkat, perubahan suasana hati, sulit berkomunikasi, hingga depresi.

Menurut dr Feni, efek samping tersebut serupa dengan gejala sakau pada pengguna narkoba.

"Itu semua adalah efek samping dari putus nikotin dan efek kekurangan dopamin yang dikeluarkan oleh nikotin yang digunakan," bebernya.

"Jadi, pada saat orang berhenti merokok, nikotin yang biasa memancing keluarnya dopamin atau hormon bahagia itu menjadi berkurang atau tidak ada. Itulah yang menimbulkan rasa tidak nyaman," lanjut dr Feni.

Maka dari itu, dr Feni memberi saran untuk mereka yang ingin berhenti merokok selama masa putus nikotin. Ia menyarankan agar perokok mendapatkan pendampingan dari tenaga profesional dan keluarga. Jika tidak, orang tersebut bisa kembali merokok.

"Karena mulut asam itu salah satu gejala yang tidak menyenangkan pada saat ingin berhenti merokok. Pada saat tidak nyaman, nantinya rokok lagi yang akan dicari," pungkasnya.



Simak Video "Bahaya Vape Vs Rokok"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT