ADVERTISEMENT

Jumat, 03 Jun 2022 14:52 WIB

Mengenal Obat Hipertensi Candesartan: Dosis, Efek Samping, dan Aturan Pakai

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
A woman opens her mouth for lots of colorful pills on a spoon. Ilustrasi Candesartan (Foto: iStock)
Jakarta -

Candesartan merupakan obat yang membantu menjaga tekanan darah tetap terkendali. Obat ini juga bisa mengobati penyakit gagal jantung (kelemahan dan ketidakmampuan jantung memompa darah).

Candesartan termasuk ke dalam obat golongan angiotensin receptor blockers (ARB) yang bekerja dengan cara menghambat reseptor angiotensin II. Ketika reseptor tersebut dihambat, pembuluh darah akan lemas dan melebar, sehingga jantung lebih mudah dalam memompa darah. Begitu juga dengan tekanan darah akan ikut menurun.

Selain itu, obat ini juga bisa digunakan secara tunggal maupun dicampur dengan obat lain. Berikut informasi terkait dosis, efek samping, dan aturan pakainya.

Dosis Candesartan

Penggunaan dosis obat Candesartan harus disesuaikan dengan resep dokter ataupun tenaga kerja lainnya. Hindari menebak-nebak dosis sendiri ataupun tidak mengikuti aturan dokter. Berikut di antaranya:

1. Dosis untuk hipertensi (oral)

  • Dewasa: awalnya dapat diberikan 8 mg sekali sehari yang disesuaikan dengan respons tubuh. Maksimal diberikan 32 mg per hari sebagai dosis tunggal atau dalam dua dosis terbagi.
  • Anak usia 1-6 tahun: 0,2 mg/kgBB, 1 kali sehari. Dosis dapat dinaikkan atau diturunkan sesuai respons tubuh pasien, dengan dosis harian berkisar antara 0,05-0,4 mg/kgBB per hari. Dosis maksimal 0,4 mg/kgBB.
  • Anak usia di atas 6 tahun dengan berat badan

2. Dosis untuk gagal jantung (oral)

  • Dewasa: Awalnya diberikan 4 mg sekali sehari, dapat digandakan dengan interval tidak di bawah dua minggu jika diperlukan. Maksimal 32 mg sekali sehari.

Efek samping Candesartan

Adapun efek samping Candesartan yang harus diwaspadai, di antaranya:
Sakit kepala

  • Sakit punggung
  • Mual
  • Batuk
  • Bersin
  • Hidung tersumbat dan berair
  • Ruam

Beberapa efek samping yang memerlukan penanganan segera, yaitu:

  • Menguningnya kulit atau mata
  • Sakit perut
  • Urine berwarna gelap
  • Kelelahan
  • Bengkak di kaki dan pergelangan kaki
  • Kelemahan otot
  • Kram
  • Mati rasa
  • Detak jantung cepat atau tidak teratur

Jika sudah mengalami sejumlah efek samping di atas, segera kunjungi dokter untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

Aturan pakai Candesartan

Gunakan obat Candesartan persis seperti yang diinstruksikan oleh dokter atau sesuai dengan petunjuk. Obat ini dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Cobalah untuk meminum pada waktu yang sama setiap hari.

Lanjutkan minum obat ini bahkan ketika merasa lebih baik. Jangan berhenti meminumnya kecuali diinstruksikan oleh dokter.

Jangan lupa untuk memberitahu dokter apabila memiliki riwayat penyakit yang parah, seperti kolestasis (kondisi penyumbatan di aliran empedu). Pasalnya, obat tersebut kemungkinan tidak cocok untuk dikonsumsi. Selain itu, jangan minum obat ini jika sedang hamil atau berencana memiliki bayi dalam waktu dekat.



Simak Video "Wanti-wanti Ahli soal Penyakit Flu Singapura"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT