ADVERTISEMENT

Senin, 06 Jun 2022 16:30 WIB

Geger Pengemudi Pelat RFH Pukul Anak DPR, Catat Cara Redam Emosi saat Menyetir

Vidya Pinandhita - detikHealth
Pengemudi pelat RFH pukuli warga di Tol Gatsu (dok. tangkapan layar video) Pengemudi pelat RFH pukuli warga di Tol Gatsu (Foto: dok. tangkapan layar video)
Jakarta -

Media sosial tengah dibuat geger oleh video pengemudi mobil berpelat RFH memukuli Justin Fredrick, yang merupakan anak dari anggota DPR Indah Kurniawati. Diketahui, aksi pemukulan tersebut dilakukan oleh anak dari Ketua Pemuda Bravo 5 Ali Fanser Marasabessy, Faisal Marasabessy. Diduga gegara amarah, seperti apa saran psikolog perihal cara meredam emosi saat berkendara?

Berdasarkan penjelasan Sekretaris Pemuda Pejuang Bravo 5 Ahmad Zazali, Ali Fanser Marasabessy dipukul lebih dulu oleh Justin Frederick. Awalnya, Justin Frederick mengacungkan jari tengah ketika mobilnya disalip oleh Ali Fanser Marasabessy. Ali Fanser Marasabessy kemudian langsung menghentikan mobil Justin Frederick.

"Bahwa perlu kami luruskan yang terjadi sebenarnya adalah JF yang terlebih dahulu mengacungkan jari tengah ketika mobilnya didahului oleh kendaraan yang ditumpangi AFM," beber Ahmad Zazali dalam keterangan tertulis, Minggu (5/6/2022).

Insiden tersebut bukan kali pertama aksi pukul-pukulan di jalan raya bikin geger media sosial. Belum lama ini, heboh video pengendara mobil pajero memukul pengendara mobil yaris di Gerbang Tol Tomang, Jakarta Barat, Minggu (22/5). Menanggapi insiden tersebut, psikolog klinis dan Co-Founder Ohana Space Veronica Adesla menjelaskan amarah yang muncul saat berkendara tak hanya membahayakan diri sendiri, namun juga pengendara lain.

"Menyetir agresif misalnya, kemungkinan yang terjadi adalah bahaya kecelakaan untuk diri sendiri dan bila itu terjadi bagaimana dengan keluarga dan orang-orang dekat yang ditinggalkan," jelas Vero pada detikcom, Senin (23/5).

Lebih lanjut, Vero membagikan tips meredam emosi ketika menghadapi hambatan dalam perjalanan. Langkah pertama, yakni dengan bernapas. Sembari itu, cobalah bayangkan momen-momen indah. Misalnya, suasana menyenangkan bersama kekasih.

"Tarik napas dan hembuskan perlahan (boleh berhitung hingga 10). Bayangkan dalam pikiran hal-hal yang dapat kembali membuat tenang dan mengendalikan diri," tuturnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Mindful Demography, Cara Unik Kurangi Overthinking"
[Gambas:Video 20detik]

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT