ADVERTISEMENT

Selasa, 07 Jun 2022 13:17 WIB

Piroxicam Obat Apa? Cek Dosis, Efek Samping, hingga Cara Pakai

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Close-up red and black Medicine Capsules in Blister Packs Piroxicam obat apa? Ilustrasi obat Piroxicam (Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario)
Jakarta -

Piroxicam obat apa sih? Sebelum meminum obat, masyarakat perlu tahu terlebih dahulu terkait kegunaan hingga efek samping. Begitu juga, pemakaian obat ini harus disesuaikan dengan anjuran dokter.

Sebagai informasi, Piroxicam adalah obat untuk membantu menghilangkan rasa sakit dan mengurangi peradangan. Ini digunakan untuk meredakan nyeri yang berhubungan dengan gangguan sendi, seperti ankylosing spondylitis (radang sendi tulang belakang), rheumatoid arthritis (radang pada sendi jari, pergelangan tangan, kaki, pergelangan kaki), dan osteoarthritis (nyeri sendi dan pembengkakan karena kerusakan atau kemunduran tulang).

Baca juga: Piroxicam 20 mg

Piroxicam termasuk obat golongan antiinflamasi nonsteroid (NSAID), bekerja dengan cara menghambat enzim yang memproduksi prostaglandin, yaitu hormon yang memicu munculnya gejala radang saat tubuh mengalami cedera. Dengan menghambat produksi prostaglandin, nyeri dan bengkak bisa mereda. Berikut seluk-beluk obat Piroxicam.

Dosis Piroxicam

Pemberian dosis harus disesuaikan oleh instruksi dokter atau apoteker. Jangan mengkonsumsi obat ini dengan mengurangi atau melebihkan dosisnya.

Dosis untuk Ankylosing spondylitis, Osteoarthritis, Rheumatoid arthritis (oral)

  • Dewasa: Maksimal 20 mg setiap hari sebagai dosis tunggal atau dosis terbagi jika perlu. Tinjau manfaat dan tolerabilitas pengobatan dalam waktu 14 hari. Gunakan dosis efektif terendah untuk durasi sesingkat mungkin berdasarkan penilaian risiko individu secara keseluruhan.
  • Lansia: Gunakan dosis terendah untuk durasi sesingkat mungkin.

Dosis untuk Nyeri dan Peradangan (topikal)

  • Dewasa: Oleskan 1.000 mg (3 cm) ke area yang terkena nyeri atau peradangan. Bisa gunakan 3-4 kali dalam sehari. Tinjau kembali manfaat dan tolerabilitas pengobatan setelah 4 minggu.

Efek Samping Piroxicam

Selain tahu Piroxicam obat apa, manfaat juga perlu waspada terkait efek sampingnya. Apabila merasakan sejumlah efek serius usai meminum obat ini, segera pergi ke dokter untuk dicek lebih lanjut. Berikut efek samping Piroxicam:

  • Pusing
  • Kantuk
  • Kelelahan
  • Masalah dengan penglihatan/penglihatan kabur
  • Telinga berdenging
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Gangguan pencernaan
  • Diare
  • Sembelit
  • Kehilangan nafsu makan
  • Pembengkakan pergelangan kaki atau tangan
  • Ruam kulit

Beberapa efek samping mungkin memerlukan bantuan medis segera, seperti:

  • Sesak napas
  • Wajah bengkak, mata, hingga lidah
  • Buang air besar berdarah atau hitam seperti tar
  • Muntah darah
  • Perdarahan atau memar yang tak biasa
  • Nyeri dada atau sesak
  • Sakit perut
  • Kelelahan yang tak biasa
  • Mata menguning

Aturan Pakai Piroxicam

Ambil Piroxicam persis seperti yang diarahkan oleh dokter atau sesuai dengan petunjuk pada label. Jangan mengambil dosis lebih atau dikurangi dari yang diinstruksikan oleh dokter.

Obat ini bisa dikonsumsi bersama makanan atau setelah makan. Cobalah untuk meminumnya pada waktu yang sama setiap hari.

Jangan minum Piroxicam apabila pernah memiliki riwayat reaksi alergi (ruam, sesak napas, mata bengkak, asma) terhadap obat ini atau obat penghilang rasa sakit serupa lainnya, seperti aspirin, ibuprofen, atau celecoxib.

Jangan minum Piroxicam dengan obat lain untuk nyeri dan peradangan seperti NSAID (misalnya aspirin, ibuprofen, celecoxib) dan dengan obat pengencer darah (misalnya warfarin).

Jadi, bagi masyarakat yang bertanya Piroxicam obat apa? Jawabannya untuk menghilangkan rasa sakit dan mengurangi peradangan, termasuk disebabkan oleh gangguan sendi.



Simak Video "Dokter Bicara soal Viral Bayi 6 Bulan Meninggal Usai Dibawa Ortu Motoran"
[Gambas:Video 20detik]
(suc/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT