ADVERTISEMENT

Rabu, 08 Jun 2022 12:25 WIB

Thailand Bakal 'Give Away' Satu Juta Ganja untuk Ditanam di Rumah

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
ganja Ilustrasi ganja. (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Thailand akan segera menghapus ganja dari daftar narkotika terlarang. Otoritas Thailand juga bakal mengizinkan warga untuk menanam ganja dalam jumlah tak terbatas.

Namun, ganja yang ditanam di rumah hanya diperbolehkan untuk tujuan kesehatan dan medis dan tidak boleh digunakan untuk rekreasi.

Menurut laporan Bangkok Post, mereka yang ingin menanam ganja harus terlebih dahulu mendaftarkan niat mereka ke organisasi administrasi provinsi, atau melalui aplikasi seluler yang dikembangkan dan dioperasikan oleh Food and Drug Administration negara tersebut.

Menteri Kesehatan Anutin Charnvirakul mengumumkan dalam sebuah postingan di Facebook bahwa ia ingin mendistribusikan satu juta tanaman ganja dengan tingkat THC di bawah 0,2% ke rumah tangga di seluruh negeri hanya untuk tujuan medis.

"Ini adalah kesempatan bagi masyarakat dan negara untuk mendapatkan penghasilan dari ganja, rami yang bisa menghasilkan puluhan miliar baht," tulis Menteri Charnvirakul.

Pihak berwenang juga telah memperingatkan bahwa ekstrak ganja yang mengandung lebih dari 0,2 persen tetrahydrocannabinol (THC) masih dilarang di bawah undang-undang obat nasional.

Siapa pun yang berniat menanam tanaman ganja untuk tujuan komersial harus meminta izin dari pihak berwenang.

Setelah menjadi negara Asia Tenggara pertama yang melegalkan ganja medis pada tahun 2018, Thailand menjadi negara Asia pertama yang mendekriminalisasi ganja dengan tingkat THC di bawah 0,2% untuk penggunaan pribadi pada Januari 2022.



Simak Video "Warga Sambut Gembira Dilegalkannya Ganja di Thailand"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT