ADVERTISEMENT

Kamis, 09 Jun 2022 09:32 WIB

Angka COVID Disebut Masih Terkendali, Mungkinkah RI Bebas Masker? Ini Kata Satgas

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Omicron yang lebih mudah menular memicu naiknya jumlah kasus COVID-19 di RI. Meski begitu masih ada warga Sumedang yang beraktivitas di luar rumah tanpa masker. Foto: Wisma Putra/detikcom
Jakarta -

Satgas COVID-19 memberikan evaluasi kebijakan pelonggaran masker yang sudah berjalan selama tiga minggu. Seperti yang diketahui, kebijakan pelonggaran ini sudah diumumkan oleh Presiden Joko Widodo pada 18 Mei lalu.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengatakan bahwa dalam tiga minggu terakhir jika dilihat perkembangan kasus harian, angkanya masih fluktuatif namun kondisi tersebut masih terkendali.

"Terbukti kasus infeksi harian nasional masih di bawah rata-rata dunia yakni 1 banding 60 kasus per 1.000 penduduk," kata Prof Wiku dalam konferensi pers virtual, dikutip Kamis (9/6/2022).

Selain itu, kasus COVID-19 juga menurun diikuti tingkat kesembuhan tinggi mencapai 97,36 persen dan masih berada di atas kesembuhan dunia.

Dengan terkendalinya angka harian COVID-19 semenjak diberlakukannya kebijakan pelonggaran masker, muncul pertanyaan apakah Indonesia dalam waktu dekat bisa segera sepenuhnya bebas masker.

Prof Wiku menjelaskan bahwa dalam pengambilan keputusan bebas masker, pemerintah perlu melihat dan memantau penangan COVID-19 dari berbagai negara. Ia pun juga menyinggung bahwa pihak Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih terus menganjurkan penggunaan masker di masa pandemi COVID-19.

"Sebagaimana yang saya jelaskan sebelumnya, bahwa per bulan Mei lalu, Organisasi Kesehatan Dunia masih menganjurkan penggunaan masker khususnya di tempat tertutup atau ruang dengan sirkulasi udara yang minim karena pandemi belum berakhir," kata Prof Wiku.



Simak Video "Menkes Sebut Indonesia Berpeluang Bebas Masker"
[Gambas:Video 20detik]
(any/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT