ADVERTISEMENT

Jumat, 10 Jun 2022 11:30 WIB

Apa Itu Tes DNA? Digunakan untuk Konfirmasi Jenazah Eril

Suci Risanti Rahmadania - detikHealth
Foto Eril terpajang di pagar Gedung Pakuan, Kota Bandung Apa itu tes DNA? Proses yang digunakan untuk konfirmasi jenazah Eril (Foto: Bima Bagaskara/detikJabar)
Jakarta -

Apa itu tes DNA? Proses ini digunakan untuk memastikan jenazah Emmeril Khan Mumtadz, anak dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil yang diketahui hilang di sungai Aare sejak 26 Mei 2022. Hal ini diketahui langsung dari Duta Besar (Dubes RI), Muliaman Dharmansyah Hadad.

"Sesuai prosedur yang berlaku, tim forensik kepolisian segera melakukan identifikasi dan penelusuran DNA untuk memastikan bahwa jasad yang ditemukan tersebut adalah benar ananda Eril," jelasnya dalam Press Briefing KBRI Bern, Kamis (9/6/2022).

"Pada hari Kamis 9 Juni 2022 siang waktu Swiss, pihak kepolisian menyampaikan konfirmasi bahwa hasil tes DNA jasad yang ditemukan kemarin adalah ananda Emmeril Kahn Mumtadz atau ananda Eril," sambung Muliaman.

Berkaca dari proses tersebut, lantas apa itu tes DNA? Simak di bawah ini.

Apa Itu Tes DNA?

Dikutip dari MedlinePlus, tes DNA merupakan tes yang menganalisa susunan nukleotida berisi informasi genetik seseorang. Tes ini secara umum dapat bermanfaat mulai dari mengungkap garis keturunan hingga potensi risiko penyakit.

Cara Kerja Tes DNA

Untuk melakukan tes DNA diperlukan sampel dari tubuh seseorang. Sampel tersebut kemudian akan dianalisa oleh teknisi di laboratorium.

"Setelah diekstraksi, diukur dulu konsentrasinya, kemudian digandakan, divisualisasi dengan menggunakan dengan mesin genetic analyzers," papar ahli genetik dr Helena Suryadi, MS, menjelaskan tes DNA untuk melihat garis keturunan dalam wawancaranya dengan detikcom beberapa waktu lalu.

Baca juga: Apa Itu Tes DNA?

Sampel yang Digunakan untuk Tes DNA

1. Darah

Darah menjadi sampel yang paling umum digunakan untuk tes DNA. Umumnya, DNA ada pada semua bagian tubuh, namun darah dianggap sebagai sumber materi genetik yang konsisten lantaran sering digunakan dalam berbagai riset.

2. Selaput Lendir (Buccal Swab)

Tes DNA yang satu ini diambil menggunakan alat swab. Cara pengambilannya dengan menggosok bagian dalam pipi kanan dan kiri.

3. Rambut

Biasanya dibutuhkan beberapa sampel rambut yang masih ada akarnya untuk menganalisa DNA.

4. Kulit

Selain itu, kulit juga termasuk sampel tes DNA. Pasalnya, sel kulit dapat memiliki materi genetik yang cukup untuk digunakan dalam tes DNA. Biasanya tes DNA dengan sampel yang satu ini digunakan oleh kepolisian untuk mengumpulkan bukti penyelidikan.

5. Kuku

Sampel kuku juga kadang digunakan untuk tes DNA. Meskipun kemungkinan jumlah materi genetiknya lebih sedikit, namun studi yang dipublikasikan dalam Open Epidemiology Journal melihat DNA pada kuku bisa lebih stabil dalam jangka waktu lama.

Selain sampel yang sudah disebutkan di atas, beberapa sumber menyebut hampir semua materi organik dari tubuh sebetulnya bisa digunakan untuk tes DNA. Hanya saja penggunaannya sangat bergantung pada situasi dan tujuan dilakukan tes.

Adakah Risiko saat Tes DNA?

Tes DNA umumnya memiliki risiko fisik yang kecil. Salah satunya seperti tes darah dan pipi hampir tidak memiliki risiko sama sekali. Meskipun di sisi lain, tes genetik memiliki risiko emosional, sosial, dan keuangan.

Simak Video 'Momen Haru Video Call Atalia-Ridwan Kamil Usai Mandikan Jenazah Eril':

[Gambas:Video 20detik]



(suc/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT