ADVERTISEMENT

Minggu, 12 Jun 2022 17:01 WIB

Adenovirus di Vaksin AstraZeneca Picu Hepatitis Akut? Peneliti RI Buka Suara

Dharmajati Yusuf Fadli - detikHealth
Apakah vaksin AstraZeneca perlu booster? Pertanyaan ini muncul di tengah penyelenggaran vaksin booster yang digencarkan pemerintah mulai 12 Januari lalu. Foto: Getty Images/Ulet Ifansasti
Jakarta -

Penyakit hepatitis akut misterius yang menyerang anak-anak di sejumlah negara termasuk Indonesia hingga kini belum diketahui penyebabnya. Muncul banyak dugaan terkait penyebab penyakit yang membuat organ hati mengalami peradangan ini. Salah satunya yaitu kandungan adenovirus pada vaksin COVID-19 AstraZeneca.

Adenovirus merupakan sejenis virus umum yang bisa menyebabkan infeksi pada mata, saluran pernapasan, dan pencernaan. Virus ini bisa menyerang siapa saja, namun paling sering menyebabkan masalah pilek ringan pada anak-anak.

Peneliti AstraZeneca asal Indonesia, Indra Rudiansyah membeberkan bahwa kandungan adenovirus pada AstraZeneca bukan sebagai penyebab hepatitis akut misterius yang kini sedang merebak.

"Hepatitis yaitu penyakit di organ hati yang dapat disebabkan oleh banyak hal, contohnya disebabkan karena lifestyle seperti mengonsumsi alkohol atau minum-minuman keras, dan malaria juga bisa menyebabkan hepatitis," kata Indra dalam webinar yang diselenggarakan oleh CT Arsa Foundation, Sabtu (11/6/2022).

Mahasiswa program doktoral Clinical Medicine yang bergabung dalam tim Jenner Institute dan Oxford Vaccine Group untuk mengembangkan vaksin AstraZeneca tersebut juga menyatakan bahwa hepatitis banyak menyerang balita yang tentunya belum mendapat vaksin COVID-19 apapun termasuk AstraZeneca.

"Hepatitis akut itu bukan berasal dari vaksin, karena pertama AstraZeneca itu memang memakai adenovirus sebagai bahan pengantar vaksin. Tetapi adenovirus yang digunakan aman karena tidak dapat memperbanyak diri di tubuh manusia, sehingga tidak bisa 'main-main'," imbuhnya.

"Adenovirus itu banyak tipenya ada yang aman dan bahaya, sedangkan yang dipakai pada AstraZeneca adalah adenovirus yang aman. Dan juga karena yang biasa terkena hepatitis akut itu anak-anak di bawah usia 5 tahun atau balita, dan mereka belum divaksinasi sama sekali," pungkas Indra.



Simak Video "Cegah Penularan Hepatitis Akut Lewat PHBS-Perhatikan Konsumsi Makanan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT