ADVERTISEMENT

Senin, 13 Jun 2022 12:30 WIB

Jenazah Eril Dimakamkan, Psikolog Jelaskan Alasan Banyak Orang Ikut Berduka

Mochammad Fajar Nur - detikHealth
Tempat pemakaman Eril berlokasi di Cimaung, Bandung, Jawa Barat. Jenazah Eril tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, pada Minggu (12/6/2022) malam hari. Foto: Wisma Putra/detikcom
Jakarta -

Jenazah Emmeril Kahn Mumtadz (Eril) dimakamkan hari ini, Senin (13/6/2022), di kawasan Cimaung, Kabupaten Bandung. Kabar mengenai meninggalnya putra Ridwan Kamil tersebut diperbincangkan oleh seluruh warga Tanah Air. Tidak sedikit yang mengaku turut merasa sedih dan berduka atas kejadian tersebut.

Sejak dinyatakan hilang, ribuan orang berdoa untuk Eril. Rasa haru dan berbela sungkawa juga terlihat dari komentar masyarakat di akun sosial media Ridwan Kamil dan juga sang istri, Atalia. Bahkan hari ini dalam prosesi pemakaman Eril, sejumlah pelayat berdatangan langsung ke lokasi tempat jenazah Eril akan disemayamkan.

Menurut psikolog dari Ohana Space, Veronica Adesla, respons masyarakat luas tersebut adalah bentuk empati. Manusia pada dasarnya adalah makhluk sosial yang dibekali dengan kepekaan rasa untuk merasakan atas apa yang terjadi dan dialami oleh orang lain.

"Mengetahui kisah akan apa yang terjadi pada almarhum dan pada keluarganya melalui berita, apa yang didengar dan dilihat meski tidak kenal secara langsung tetap dapat membuat perasaan seseorang tergugah, seakan turut bisa merasakan apa yang dirasakan dan dialami oleh almarhum dan keluarga yang ditinggalkan," jelas Vero saat dihubungi detikcom, Jumat (10/6/2022).

Di samping itu, Vero juga menyinggung budaya Indonesia yang lekat dengan keguyuban, kebersamaan, kekeluargaan. Mereka akhirnya merasakan kesedihan yang sama seperti yang dirasakan keluarga.

"Ada pepatah juga yang seringkali disebutkan "ringan sama dijinjing, berat sama dipikul" juga semakin menguatkan perilaku untuk memberikan dukungan moral kepada keluarga yang berduka melalui ucapan ucapan empatik yang diutarakan," jelas Vero.

Terakhir, Vero berpesan mengedepankan simpati dan empati sangat penting dalam menyampaikan kabar duka. Vero mengatakan menyampaikan belasungkawa harus benar-benar atas dasar ketulusan hati dengan tujuan memberikan dukungan moral kepada keluarga.



Simak Video "Top 5: Rima Melati Meninggal Dunia hingga 5 Fitur Terbaru WhatsApp"
[Gambas:Video 20detik]
(mfn/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT