ADVERTISEMENT

Senin, 13 Jun 2022 07:23 WIB

Keluarga Minta Tak Bikin Konten Saat Pemakaman Eril, Ini Pentingnya Empati

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Petugas Avsec dan Pemadam Kebakaran PT Angkasa Pura II mengusung jenazah Emmeril Kahn Mumtadz, putra Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, setibanya dari Swiss di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (12/6/2022). Jenazah Eril yang meninggal dunia karena terseret arus dan tenggelam di Sungai Aare Swiss itu kemudian dibawa ke kabupaten Bandung untuk dimakamkan. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/aww. Foto: ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal
Jakarta -

Jenazah Emmeril Khan Mumtadz atau Eril akan dikebumikan hari ini, Senin (13/6/2022) di Cimaung, Kabupaten Bandung. Warga diperbolehkan ikut hadir dalam pelaksanaan pemakaman dengan beberapa imbauan.

Sang Bunda, Atalia Prataya, memberikan beberapa aturan yang diharapkan bisa dipenuhi warga yang ikut mengantar jenazah Eril ke pemakaman. Salah satunya adalah tidak melakukan dokumentasi pribadi.

"Untuk tidak melakukan dokumentasi pribadi momen takziah dan pemakaman demi kelancaran acara. Kami mohon simpati dan empatinya," tulis Atalia di akun Instagramnya.

Bagi mereka yang tetap merekam atau mendokumentasikan untuk tujuan pribadi, psikolog klinis dari Ohana Space Veronica Adesla, mengatakan hal tersebut adalah salah satu sifat self centered.

Mereka hanya berfokus pada dirinya sendiri tanpa menghargai dan memikirkan kehendak dan perasaan orang lain. Tidak beretika dan tidak memiliki empati.

"Berhenti memikirkan diri sendiri dan tempatkan aja diri di posisi keluarga yang berkabung," jelas Vero kepada detikcom, Senin (13/6/2022).

"Bagaimana kalau kamu ada di posisi mereka yang sudah menyampaikan kepada publik untuk tidak mengambil foto dan mengunggah namun ternyata ada yang dengan tidak sopan dan beretika melanggar permintaan tersebut, apa yang kamu rasakan?" tegasnya.

Jelas bahwa penting untuk tetap mengedepankan etika saat menyampaikan kedukaan. Jangan sampai hal yang dilakukan malah menyinggung pihak yang sedang berduka.



Simak Video "Menakuti Bocah Pakai Suara 'Cekikikan' Hantu Bisa Timbulkan Trauma"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT