ADVERTISEMENT

Senin, 13 Jun 2022 15:37 WIB

8 Pasien COVID-19 BA.4 dan BA.5 di RI Kenanya di Mana? Begini Kata Menkes

Vidya Pinandhita - detikHealth
Different colors of the spike proteins symbolize different mutations. Coronavirus pattern on dark blue background. The pale viruses are different in size. Foto: Getty Images/iStockphoto/i-am-helen
Jakarta -

Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin menjabarkan 8 kasus COVID-19 dengan infeksi subvarian Omicron BA.4 dan BA. 5 di Indonesia. Disebutkan, tiga di antaranya merupakan kasus impor dari Mauritania, Amerika, dan Brasil.

"Sudah ada 8 kasus di Indonesia. 3 di antaranya adalah imported case kedatangan luar negeri dari Mauritius, Amerika, dan Brasil saat acara Global Platform for Disaster Risk di Bali," terangnya dalam siaran langsung 'Keterangan Pers Menteri Terkait Rapat Terbatas Evaluasi PPKM', Senin (13/6/2022).

"Sisanya 5 adalah kasus transmisi lokal. 4 terdeteksi di Jakarta dan 1 terdeteksi di Bali tapi yang bersangkutan adalah tenaga media juga yang datang dari Jakarta," sambungnya.

Lebih lanjut Menkes menyebut, di luar Jakarta, kenaikan kasus COVID-19 juga terjadi di Jawa Barat, Banten, dan Bali. Namun begitu menurutnya, mengacu pada standar Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), kondisi COVID-19 di RI masih terhitung baik.

Salah satu standar yang ditetapkan yakni standar positivity rate di angka 5 persen. Sedangkan Indonesia kini berada di 1,36 persen.

"Hasil pengamatan kami menunjukkan bahwa kenaikan kasus konfirmasi memang terjadi di Jakarta juga di daerah Jawa Barat, Banten, dan Bali. Tetapi kami akan terus memonitor kondisinya masih relatif baik dibandingkan negara lain karena seluruh indikator transmisinya WHO," beber Menkes.



Simak Video "Subvarian BA.4 dan BA.5 Ngegas, WHO Pastikan Vaksin Masih Ampuh"
[Gambas:Video 20detik]
(vyp/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT