ADVERTISEMENT

Selasa, 14 Jun 2022 21:30 WIB

Catat! Gejala Omicron BA.4 dan BA.5 yang Paling Banyak Dikeluhkan di RI

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Different colors of the spike proteins symbolize different mutations. Coronavirus pattern on dark blue background. The pale viruses are different in size. Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/i-am-helen
Jakarta -

Belakangan, tren kasus COVID-19 di Indonesia mengalami kenaikan. Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut masuknya dua subvarian baru Omicron yakni BA.4 dan BA.5 diduga kuat menjadi penyebab COVID-19 kembali naik, disertai efek liburan pasca Lebaran.

"Jadi kita konfirmasi bahwa kenaikan ini memang dipicu oleh adanya varian baru. Dan ini juga yang terjadi sama di negara-negara di luar Indonesia," beber Menkes Budi dalam konferensi pers, Senin (13/6/2022).

Diketahui, kedua subvarian ini telah ditemukan di DKI Jakarta dan Bali. Muncul dugaan keduanya lebih mudah lolos dari kekebalan.

Seperti apa gejalanya?

Menurut Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), dr Erlina Burhan, SpP(K), gejala dari subvarian BA.4 dan BA.5 tidak jauh berbeda dengan varian Omicron BA.1.

"Jadi ini gejalanya mirip-mirip Omicron BA.1 yang dominan di Indonesia," kata dr Erlina Burhan dalam diskusi darang, Minggu (12/5/2022).

Dikutip dari Express UK, ada beberapa gejala yang umum dilaporkan yaitu:

  • Demam
  • Batuk
  • Kehilangan penciuman
  • Kelelahan
  • Rasa tidak enak

dr Erlina juga mengungkapkan sejumlah gejala yang banyak dikeluhkan pasien yang terinfeksi BA.4 dan BA.5. Berikut gejalanya:

  • Batuk: 89 persen
  • Fatigue atau kelelahan: 65 persen

Gejala lainnya yang dilaporkan saat terinfeksi Omicron BA.4 atau BA.5, antara lain:

  • Hidung tersumbat atau rinore: 59 persen
  • Demam: 38 persen
  • Mual atau muntah: 22 persen
  • Sesak napas: 16 persen
  • Diare: 11 persen
  • Anosmia atau ageusia: 8 persen


Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT