ADVERTISEMENT

Rabu, 15 Jun 2022 10:30 WIB

Kemenkes RI Beri Sinyal Vaksin Dosis ke-4, Booster Buat Anak Gimana?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Pemerintah terus mengebut vaksinasi booster untuk mengendalikan pandemi Corona. Saat ini posko yang terus sibuk melayani warga berada di Taman Swakarsa Pondok Kelapa, Jaktim. Ilustrasi vaksin COVID-19. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan RI belum berencana memberikan vaksin COVID-19 booster anak. Pasalnya, prioritas pemerintah saat ini masih ditujukan bagi kelompok rawan, lansia hingga pengidap komorbid.

"Untuk saat ini prioritas booster masih ditujukan usia 18 tahun ke atas. Dan di dunia pun baru tiga negara yang sudah memulai vaksinasi booster anak-anak," sebut juru bicara Kemenkes RI Mohammad Syahril dalam agenda daring Rabu (15/6/2022).

Alasan lainnya, kelompok usia anak disebut mendapatkan imunitas pasca vaksinasi COVID-19 lebih tinggi dibandingkan orang dewasa. Karenanya, pemberian vaksinasi booster lanjutan pada anak di bawah 18 tahun dinilai belum dibutuhkan.

"Reaksi memori dari antibodi pada anak-anak tinggi daripada orang dewasa," tutur dia.

Vaksin Booster Keempat

Lebih lanjut, pemerintah tengah memperkirakan kapan vaksinasi booster COVID-19 dosis kedua diperlukan. Hal ini merujuk pada rekomendasi Pusat dan Pengendalian Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) dan ITAGI.

"Ini juga sedang menjadi pertimbangan untuk kita semua terutama ada rekomendasi dari CDC Amerika dan juga dari ITAGI, yaitu penasehat pemerintah di bidang imunisasi, itu untuk juga memasukkan setelah prioritas ini, bahwasanya nanti ada booster kedua, dosis vaksin keempat," sambung dia.

Syahril menekankan pemberian vaksinasi COVID-19 booster kedua bakal diberikan dengan pertimbangan prioritas vaksin lengkap dan tiga dosis sudah mencapai target sasaran.



Simak Video "Eropa Rekomendasikan Booster Kedua untuk Lansia dan Kelompok Rentan"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT