CDC Laporkan Gejala Baru Cacar Monyet, Salah Satunya Perdarahan Dubur

CDC Laporkan Gejala Baru Cacar Monyet, Salah Satunya Perdarahan Dubur

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kamis, 16 Jun 2022 15:32 WIB
CDC Laporkan Gejala Baru Cacar Monyet, Salah Satunya Perdarahan Dubur
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/ZEEDIGN
Jakarta -

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat (AS) melaporkan gejala baru cacar monyet (monkeypox). Ini dirilis berdasarkan gejala yang diamati dokter pada pasien yang terinfeksi cacar monyet.

Dikutip dari CNBC, orang yang terinfeksi cacar monyet umumnya melaporkan gejala seperti:

  • Demam
  • Pembengkakan kelenjar getah bening
  • Sakit kepala
  • Nyeri otot
  • Munculnya ruam di wajah, tangan, dan kaki

Dikutip dari laman resmi CDC, ruam yang muncul biasanya dimulai dari bagian wajah atau rongga mulut. Kemudian, ruam itu berkembang melalui beberapa tahap di bagian wajah, tangan, atau kaki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, pasien cacar monyet di AS sejauh ini melaporkan gejala yang berbeda. Gejala awal yang muncul pada pasien yakni ruam di mulut, area genital, anus, dan menyebar ke area selain wajah, tangan, atau kaki.

Di sebagian kasus, gejala umum seperti demam, sakit kepala, hingga pembengkakan kelenjar tidak selalu terjadi sebelum ruam. Bahkan gejala itu sama sekali tidak muncul pada pasien cacar monyet.

ADVERTISEMENT

Pada beberapa kasus pasien jug menunjukkan gejala baru lainnya yang tidak termasuk dalam gejala umum cacar monyet, seperti:

  • Rasa sakit di dalam atau di sekitar anus dan rektum
  • Perdarahan di bagian dubur
  • Proktitis (peradangan yang menyakitkan pada lapisan rektum
  • Perasaan ingin buang air besar meskipun usus kosong

Selain itu, lesi cacar yang muncul juga berbeda. Biasanya, lesi cacar monyet muncul sebagai ruam datar di kulit dan kemudian berkembang menjadi lepuh cairan dan bernanah. Jika sudah membaik, lesi itu akan mengering dan rontok dengan sendirinya.

Tetapi, CDC mengungkapkan bahwa sebagian pasien baru-baru ini mengalami lesi yang muncul pada tahap yang berbeda. Lesi bisa membengkak dengan cepat yang berisi cairan atau nanah.

"Orang yang mengalami ruam atau lesi abnormal harus menghubungi penyedia layanan kesehatan mereka," tulis CDC dalam laman resminya, Selasa (14/6/2022).

Adapun kriteria terbaru pasien cacar monyet dari CDC, yaitu:

  • Kontak dengan kasus cacar monyet yang dicurigai atau dikonfirmasi.
  • Kontak dengan seseorang dengan ruam serupa.
  • Perjalanan baru-baru ini ke negara-negara dengan kasus cacar monyet yang dilaporkan.
  • Melakukan kontak dekat secara langsung dengan pria yang berhubungan seks dengan pria yang bertemu pasangan melalui situs web online, aplikasi, atau acara sosial.
  • Kontak dengan hewan liar yang mati atau hidup atau hewan peliharaan eksotis yang endemik di Afrika, atau produk yang berasal dari hewan tersebut.



(sao/fds)

Berita Terkait