ADVERTISEMENT

Kamis, 16 Jun 2022 19:42 WIB

Geger Warga Thailand Meninggal Gegara Overdosis, Ini Faktanya

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Thailand Legalkan Ganja, tapi Tak Anjurkan Rokok Thailand membantah satu warganya meninggal karena overdosis ganja. (Foto: (Sakchai Lalit/AP))
Jakarta -

Menteri Kesehatan Masyarakat Thailand Anutin Charnvirakul membantah laporan terkait satu warganya meninggal dunia karena overdosis ganja.

Dalam penjelasannya, Anutin mengakui bahwa satu warganya itu memang meninggal setelah mengkonsumsi ganja. Tetapi, itu bukan menjadi penyebab kematiannya yang sebenarnya.

"Kita perlu memikirkan perasaan kerabat dia saat orang mengatakan penyebab kematian adalah overdosis ganja, padahal bukan itu. Itu (penyebab kematiannya) karena gagal jantung," jelas Anutin yang dikutip dari Bangkok Post, Kamis (16/6/2022).

"Di Kementerian Kesehatan Masyarakat, kami menganggap penting setiap kehidupan," lanjutnya.

Anutin mengatakan kebijakan pemerintah Thailand mengeluarkan ganja dari daftar narkotika bertujuan untuk membantu orang, bukan menyakiti.

Menurut Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) Amerika Serikat, seseorang umumnya tidak mengalami overdosis karena mengkonsumsi ganja, seperti halnya opioids.

Sebelumnya, Gubernur Bangkok Chadchart Sittipunt mengatakan ada empat warganya yang dilarikan ke rumah sakit dengan gejala yang diduga overdosis ganja.

Salah satu dari mereka, yaitu pria berusia 51 tahun meninggal dunia. Ia mengalami nyeri dada dan meninggal karena gagal jantung di Rumah Sakit Charoen Krung Pracharak.

Warga lainnya diketahui pria berusia 17 dan 25 tahun. Keduanya mengalami palpitasi atau jantung berdetak lebih kencang setelah mengkonsumsi ganja dan dirawat di Rumah Sakit Taksin.

Satu kasus lainnya merupakan anak berusia 16 tahun. Ia dirawat di unit perawatan intensif di Rumah Sakit Luang Phor Taweesak Chutinataro Uthit setelah overdosis ganja.



Simak Video "Warga Sambut Gembira Dilegalkannya Ganja di Thailand"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT