Pro-Kontra: Nakes Ngonten soal Kerjaan, Boleh Nggak Sih?

ADVERTISEMENT

Versus

Pro-Kontra: Nakes Ngonten soal Kerjaan, Boleh Nggak Sih?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Jumat, 17 Jun 2022 13:30 WIB
Viral konten nakes di TikTok
Konten nakes viral di TikTok. (Foto: Diolah)
Jakarta -

Konten tenaga kesehatan di media sosial kerap viral menjadi sorotan publik. Pasalnya, tak sedikit nakes yang memuat video berisikan pengalaman menangani pasien saat berpraktik.

Dalam beberapa kasus, netizen menyoroti perilaku nakes yang dinilai melanggar kode etik. Sebenarnya boleh tidak sih nakes ngonten di media sosial?

Beberapa waktu lalu, Ketua Umum Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah, SKep, SH, MKep menyebut, nakes khususnya perawat boleh-boleh saja menggunakan media sosial, asalkan hanya sebagai sarana edukasi.

"Kalau tujuannya untuk memberikan informasi sebagai sebuah tambahan info pengetahuan saya kira tidak ada masalah," jelas Harif.

"Tetapi kalau tujuannya hanya sekedar iseng-iseng, tentu harus dipikirkan dampaknya pada opini publik," pungkas dia.

Meski tidak ada kode etik khusus dalam bermedia sosial, Harif mengimbau agar para nakes memahami betul norma etik secara umum bagi perawat. Sebab, salah satu aspek di dalamnya juga menyinggung etika dalam menggunakan media sosial.

"Kode etik khusus media sosial tidak ada, kode etik menggambarkan moral secara umum perawat, tapi norma dalam kode etik dan pedoman perilaku perawat ada yang menyangkut bermedia sosial," terang Harif.

Dalam kesempatan terpisah, Ketua Umum Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Emi Nurjasmi sempat menjelaskan setiap bidan bekerja berdasarkan kode etik profesi. Satu hal yang ditekankan dalam kode etik tersebut, bidan tidak boleh menyebar dan menyampaikan informasi terkait pasien, termasuk di media sosial.

"Kita kan punya kode etik profesi juga, sama dengan dokter dan semua profesi kesehatan pasti punya kode etik profesi. Itu sudah jelas kode etik profesi bagaimana kita menginformasikan tentang klien tidak boleh dan lain sebagainya itu rahasia klien," terang Emi beberapa waktu lalu.

"Bermedia sosial dan berinteraksi dengan pasien atau dengan siapa pun kita punya kode etik tidak boleh menyampaikan rahasia. Harus menyimpan rahasia pasien, itu kan ada etikanya," ujar Emi.

Menurut detikers gimana nih, boleh nggak nakes ngonten soal kerjaan di medsos? Tuliskan pendapat di komentar.



Simak Video "Permintaan Maaf Nakes yang Live TikTok Saat Pasien Lahiran"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT