ADVERTISEMENT

Sabtu, 18 Jun 2022 10:08 WIB

BA.4 dan BA.5 Bikin COVID RI Ngegas, WHO Sarankan Booster Khusus Omicron

Firdaus Anwar - detikHealth
Different colors of the spike proteins symbolize different mutations. Coronavirus pattern on dark blue background. The pale viruses are different in size. Foto: Getty Images/iStockphoto/i-am-helen
Jakarta -

Di tengah RI yang menghadapi peningkatan kasus COVID-19 karena subvarian Omicron BA.4 dan BA.5, panel ahli Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memberikan dukungan untuk pemberian booster vaksin khusus varian Omicron.

Dikutip dari Reuters pada Sabtu (18/6/2022), panel ahli dikabarkan memberi lampu hijau untuk vaksin COVID-19 generasi baru khusus varian Omicron. Pembaruan vaksin dilakukan karena varian-varian COVID-19 yang bermunculan belakangan ini menunjukkan kemampuan menghindari antibodi yang dihasilkan vaksin lama.

Belum diketahui pasti vaksin COVID-19 generasi baru apa yang akan digunakan dan direkomendasikan WHO. Sejauh ini baru Pfizer dan Moderna yang mengumumkan pengembangan vaksin COVID-19 Omicron.

"Vaksin yang telah diperbarui untuk varian sedang dalam pengembangan klinis dan tengah diuji pihak berwenang. Setelah vaksin ini menerima otorisasi persetujuan penggunaan darurat WHO atau beberapa otoritas nasional yang ketat, vaksin akan direkomendasikan oleh SAGE (Strategic Advisory Group of Experts on Immunization)," tulis WHO pada situs resminya.

Di Indonesia sendiri, peningkatan kasus COVID-19 beberapa hari terakhir memicu beberapa wacana dari ahli terkait tingkat imunitas masyarakat. Sebagai contoh ada wacana untuk mengubah status vaksinasi lengkap hanya pada orang yang minimal sudah booster, hingga saran mulai pemberian vaksin booster kedua atau dosis keempat.

Juru bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril, mengatakan beberapa wacana tersebut telah jadi pertimbangan pemerintah.

"Ini juga sedang menjadi pertimbangan untuk kita semua terutama ada rekomendasi dari CDC Amerika dan juga dari ITAGI, yaitu penasehat pemerintah di bidang imunisasi, itu untuk juga memasukkan setelah prioritas ini, bahwasanya nanti ada booster kedua, dosis vaksin keempat," ujarnya beberapa waktu lalu.



Simak Video "DKI Jakarta Mendominasi Kasus Omicron BA.4 dan BA.5"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT