ADVERTISEMENT

Sabtu, 18 Jun 2022 11:05 WIB

Terpopuler Sepekan

Kenali Gejala BA.4 dan BA.5, Subvarian Omicron yang Bikin COVID RI Naik Lagi

Firdaus Anwar - detikHealth
Omicron BA.4 dan BA.5 adalah subvarian omicron terbaru yang perlu diketahui dan waspadai oleh masyarakat Indonesia. Berikut informasinya. Foto: Getty Images/loops7
Jakarta -

Kasus harian COVID-19 RI dalam beberapa hari terakhir menembus angka 1.000 dari yang tadinya hanya ratusan. Peningkatan kasus disebut salah satunya terjadi karena masuknya Omicron subvarian BA.4 dan BA.5.

"Nah sekarang pun, kenaikan kasus yang mungkin terjadi saat ini adalah dipengaruhi oleh subvarian baru yaitu BA.4 maupun BA.5," kata juru bicara Kementerian Kesehatan RI Mohammad Syahril pada diskusi daring, Kamis (16/6/2022).

Dikutip dari laman resmi European Centre for Disease Prevention and Control (ECDC), subvarian BA.4 dan BA.5 pertama kali ditemukan di Afrika Selatan pada Januari dan Februari 2022. Statusnya, menurut ECDC, ditingkatkan dari sebelumnya varian of interest (VoI) menjadi variant of concern (VoC) pada 12 Mei 2022.

BA.4 dan BA.5 merupakan subvarian dari Omicron dan sifatnya juga tidak jauh berbeda. Ia lebih mudah menular, namun menyebabkan gejala yang cenderung lebih ringan.

Mengacu pada studi Hong Kong terkait posisi replikasi virus 'keluarga Omicron', gejala yang muncul lebih umum terjadi di saluran napas atas. Berikut informasinya.

Ciri-ciri Omicron BA.4 dan BA.5 pada Orang Dewasa

  • Batuk: 89 persen
  • Fatigue atau kelelahan: 65 persen
  • Hidung tersumbat atau rinore: 59 persen
  • Demam: 38 persen
  • Mual atau muntah: 22 persen
  • Sesak napas: 16 persen
  • Diare: 11 persen
  • Anosmia atau ageusia: 8 persen


Simak Video "Langkah Indonesia Hadapi Subvarian Omicron BA.4 dan BA.5"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT