ADVERTISEMENT

Senin, 20 Jun 2022 22:56 WIB

Korut Diserang Wabah Misterius, Bantuan Kim Jong Un Bikin Rakyat Mengharu Biru

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
FILE - In this photo provided by the North Korean government, North Korean leader Kim Jong Un, center, watches a military parade to mark the 90th anniversary of North Koreas army at the Kim Il Sung Square in Pyongyang, North Korea on April 25, 2022. Kim sent a letter congratulating Queen Elizabeth II and the British people for her 70 years on the throne, the Norths Foreign Ministry said Thursday, June 2, 2022. Independent journalists were not given access to cover the event depicted in this image distributed by the North Korean government. The content of this image is as provided and cannot be independently verified. Korean language watermark on image as provided by source reads: KCNA which is the abbreviation for Korean Central News Agency. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP, File) Kim Jong Un (Foto: Korean Central News Agency/Korea News Service via AP, File)
Jakarta -

Belum selesai dengan COVID-19, penduduk Korea Utara kini diserang wabah baru yang mengancam nyawa penduduknya.

Reuters melaporkan Korea Utara telah mengirim kru medis dan penyelidik epidemiologi ke sebuah provinsi yang memerangi wabah penyakit usus. Setidaknya 800 keluarga mengidap "epidemi enterik akut" di Provinsi Hwanghae Selatan.

Enterik mengacu pada saluran pencernaan dan pejabat Korea Selatan mengatakan itu mungkin kolera atau tipus.

Wabah baru, yang pertama kali dilaporkan pada hari Kamis, semakin membebani negara yang terisolasi itu karena memerangi kekurangan makanan kronis dan gelombang infeksi COVID-19.

Pada hari Minggu kantor berita negara KCNA merinci upaya pencegahan, termasuk karantina, penyaringan intensif untuk semua penduduk, dan perlakuan khusus serta pemantauan orang-orang yang rentan seperti anak-anak dan orang tua.

Sementara itu KCNA melaporkan Kim Jong Un telah mengirim bantuan medis yang membuat rakyatnya menangis terharu.

"Warga di Kota Haeju meneriakkan 'hidup Kamerad Kim Jong-un!', menangis karena rasa terima kasih," bunyi pernyataan KCNA.

"Mereka dengan hangat menghargai citra baik Kim Jong-un, yang mengabdikan dirinya kepada rakyat dengan gagasan mulianya bahwa tak ada keadaan darurat yang lebih serius dari penderitaan rakyat dan tak ada pekerjaan revolusioner yang lebih penting daripada meringankan kemalangan rakyat," tambahnya.



Simak Video "Penampilan Kim Jong Un Bermasker Usai Korut Konfirmasi Kasus Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT