ADVERTISEMENT

Selasa, 21 Jun 2022 12:07 WIB

Singgung Stunting di RI, Megawati Minta Kepala BKKBN 'Gemukkan' Bayi-bayi

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri memberi sambutan di Rakernas II PDIP, Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Selasa (21/6/2022). Megawati minta kepala BKKBN perbaiki soal kasus stunting di Indonesia. (Foto: (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Presiden RI kelima Megawati Soekarnoputri menyinggung persoalan stunting di Indonesia. Dalam agenda Rakernas PDIP, ia menunjuk langsung Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) dr Hasto Wardoyo SpOG, menyampaikan harapan rata-rata tinggi badan anak Indonesia di atas 165 sentimeter.

"Saya nanya kalau mau masuk akademi tinggi minimum berapa? 165 katanya, itu kan masih (begitu) terus dari jaman dahulu," paparnya.

"Itu artinya pak Hasto Wardoyo kencangkan itu terus stunting, gemukkan bayi-bayi itu," kata dia.

Megawati kemudian meminta Hasto untuk lebih aktif mengedukasi persoalan stunting dan kesehatan anak, khususnya di kelompok ibu.

"Tapi ya berarti ibunya yang mesti dicerewetin, karena katanya alasannya ya karena mengandung, mual dan blablaba, aduh saya bilang wis ora susah ngomong ibu-ibu," sambung dia.

"Cerewetin aja deh, nah kalau liat ini (pria setinggi 182 sentimeter) seini yo, waduh," kata dia.

Ia menyayangkan jika tinggi rata-rata masuk akademi hingga menjadi pilot masih berada di rentang 165 sentimeter.

"Kalau 165 pamer ke luar negeri ya piyo, tapi mungkin karena genetika-nya juga ya," pungkas dia.



Simak Video "Pemerintah Alokasikan Anggaran Penurunan Stunting 2022 Rp 25 T"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT