ADVERTISEMENT

Selasa, 21 Jun 2022 18:34 WIB

Megawati Singgung Anak Stunting di RI, Kondisi Apa Sih Itu?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri memberikan arahan serta membuka Rakernas II PDIP di Jakarta, Selasa (21/6/2022). Rakernas PDIP kali ini mengusung tema Desa Kuat, Indonesia Maju dan Berdaulat. Megawati Soekarnoputri singgung soal anak stunting di RI (Foto: Dok. PDI Perjuangan)
Jakarta -

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menyinggung persoalan stunting di Indonesia. Ia meminta pihak terkait lebih aktif mengedukasi mengenai stunting dan kesehatan anak.

"Tapi ya berarti ibunya yang mesti dicerewetin, karena katanya alasannya ya karena mengandung, mual dan blablaba, aduh saya bilang wis ora susah ngomong ibu-ibu," sambung dia.

Prevalensi anak yang stunting di Indonesia masih cukup tinggi. Stunting adalah masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu yang cukup lama, sehingga mengakibatkan gangguan pertumbuhan.

Dalam penelitian terbaru South East Asian Nutrition Survey (Seanuts) oleh para pakar di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) mendapati prevalensi anak stunting di Jawa-Sumatera sebesar 28,4 persen.

Studi ini melibatkan lebih dari 3 ribu anak dengan rentang usia 6 bulan sampai 12 tahun yang dilakukan di 21 kabupaten/kota di 15 provinsi.

"Ini artinya satu di antara 3,5 anak berperawakan pendek," kata Prof dr Rini Sekartini SpA(K), Guru Besar Fakultas Ilmu Kesehatan Anak FKUI sekaligus peneliti utama Seanuts.

Bukan hanya soal stunting, penelitian tersebut juga menemukan persoalan gizi lain yang dialami anak Indonesia, seperti anemia dan obesitas.

Prevalensi anemia pada anak di bawah 5 tahun adalah 25,8 persen. Sementara itu hampir 15 persen anak usia 7-12 tahun mengidap obesitas.

"Studi ini menunjukkan permasalahan stunted atau perawakan pendek, anemia, asupan makanan, perlu mendapatkan perhatian serius dari berbagai pihak," pungkas dr Rini.



Simak Video "Dirut BPJS Pastikan Pengobatan Penyakit Kawasaki Ditanggung BPJS"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT