Penting! Komorbid Terbanyak Pasien Omicron BA.4 dan BA.5 di RI

ADVERTISEMENT

Penting! Komorbid Terbanyak Pasien Omicron BA.4 dan BA.5 di RI

Razdkanya Ramadhanty - detikHealth
Selasa, 21 Jun 2022 19:00 WIB
Ilustrasi wanita di rumah sakit
Foto: Getty Images/iStockphoto/Chinnapong
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan penambahan kasus Omicron BA.4 dan BA.5. Berdasarkan data per Minggu (19/5/2022), total kasus infeksi dua subvarian tersebut mencapai 57 orang.

Ketua Pokja Infeksi Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) dr Erlina Burhan menjelaskan bahwa Omicron BA.4 dan BA.5 tidak menunjukkan perubahan tingkat keparahan saat terinfeksi. Namun, risiko keparahan bisa bertambah pada kelompok rentan.

"Tidak ada indikasi perubahan tingkat keparahan untuk BA.4 atau BA.5 dibandingkan dengan garis keturunan Omicron sebelumnya, namun bukan berarti kita kemudian abai. Risiko gejala bertambah ada pada kelompok lansia, komorbid, belum divaksin, dan anak anak," kata dr Erlina dalam konferensi pers virtual, Selasa (21/6/2022).

Berdasarkan Data Kementerian Kesehatan yang dipaparkan dr Erlina, dari total 57 kasus, sebanyak 10 kasus merupakan subvarian BA.4 dan 47 lainnya merupakan subvarian BA.5. Beberapa pasien juga tercatat memiliki sejumlah penyakit komorbid.

Berikut daftar komorbid pasien Omicron BA.4 dan BA.5 di RI:

  • Hipertensi: 1 pasien (BA.5)
  • Pneumonia: 1 pasien (BA.5
  • Dalam identifikasi: 8 pasien (BA.4) dan 28 pasien (BA.5)

Sementara, 2 pasien penderita BA.4 tidak memiliki komorbid. Adapun 17 pasien penderita BA.5 juga tidak memiliki komorbid.

Data Kementerian Kesehatan per Minggu (19/6/2022) juga mencatat beberapa gejala yang dialami pasien terjangkit subvarian Omicron BA.4 dan BA.5. Berikut datanya:

Gejala Omicron BA.4:

  • Flu: 10 persen
  • Batuk: 30 persen
  • Demam: 30 persen
  • Nyeri tenggorokan: 30 persen

Gejala Omicron BA.5:

  • Sesak napas: 3 persen
  • Muntah: 4 persen
  • Sakit kepala: 5 persen:
  • Nyeri tenggorokan: 15 persen
  • Flu dan pilek: 20 persen
  • Demam: 25 persen
  • Batuk: 28 persen


Simak Video "Kasus Covid-19 di RI Nge-gas Lagi, Perlukah Vaksinasi Dosis ke-4?"
[Gambas:Video 20detik]
(any/naf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT