Rabu, 22 Jun 2022 11:00 WIB

COVID-19 Ngegas, PCR Bakal Wajib Lagi Buat Syarat Perjalanan? Ini Kata Satgas

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Tarif Tes PCR saat ini diatur oleh Kementerian Kesehatan RI. Apakah biayanya mengalami penurunan? Bagaimana pula mekanisme pemeriksaannya? Tes PCR bakal wajib lagi untuk syarat perjalanan? (Foto: Pradita Utama/detikcom)
Jakarta -

Harian Corona di Indonesia kembali merangkak naik, melampaui seribu kasus per hari lebih dari enam hari berturut-turut. Satgas COVID-19 melaporkan kenaikan mencapai 105 persen dari semula 3.688 kasus di pekan lalu, kini menjadi 7.587.

Satgas Waspada dan Siaga COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Erlina Burhan menilai pemerintah sudah sewajarnya kembali memperketat kebijakan syarat perjalanan. Ia meminta pemerintah mengkaji kebijakan aturan PCR kembali diberlakukan.

"Aturan PCR negatif untuk pelaku perjalanan kembali diberlakukan, mengingat harga tes semakin murah," kata dia dalam konferensi pers di Jakarta Pusat, Selasa (21/6/2022).

Juru bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito merespons usulan kebijakan tersebut. Menurutnya, tidak menutup kemungkinan jika aturan pembatasan COVID-19 kembali diperketat seiring dengan tren kenaikan kasus kembali meningkat.

"Pemerintah terus memantau perkembangan kasus COVID-19 dan menyiapkan langkah mitigasi sesuai kebijakan level PPKM," kata Wiku saat dihubungi Rabu (22/6/2022).

"Kami juga selalu berkonsultasi dengan para pakar kesehatan dan asosiasi profesi terkait langkah penanganan yang terbaik. Tidak menutup kemungkinan akan ada pengetatan screening atau langkah mitigasi lainnya jika kasus terus meningkat," sambung Wiku.



Simak Video "Faktor yang Memengaruhi Keparahan Pasien Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)