ADVERTISEMENT

Rabu, 22 Jun 2022 16:35 WIB

Kronologi Wanita Jombang Kena Autoimun Usai Seminggu-Sebulan Rutin Suntik Putih

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Viral wanita mengaku terkena autoimun usai sering disuntik putih seminggu hingga sebulan sekali. Kronologi wanita asal Jombang mengalami autoimun usai rutin suntik putih. Foto: Tangkapan layar: SS Viral
Jakarta -

Vira, wanita asal Jombang belakangan didiagnosis mengidap autoimun gara-gara suntik putih jangka panjang. Ia mengaku, akibat kebiasaan rutin suntik putih seminggu hingga sebulan sekali, muncul ruam di sekujur tubuh hingga kerap merasakan gejala sakit tenggorokan dan sesak napas.

Keluhan itu dirasakan usai dirinya rutin disuntik putih akhir 2021 hingga awal 2022. Ia mengaku gejalanya semakin berat saat memasuki bulan kelima pasca rutin suntik putih.

"Mulai bulan pertama suntik putih muncul merah-merah," ceritanya kepada detikcom Rabu (22/6/2022).

"Sementara gejala nyeri, sesak napas, sering pusing, sakit kepala, dan nyeri tenggorokan mulai terasa di bulan kelima. Waktu merah-merah itu kambuh, sering disertai rasa sesak," lanjutnya.

Vira akhirnya dilarikan ke rumah sakit dan menjalani rawat inap selama dua minggu. Setelahnya, ia masih perlu rutin melakukan terapi bahkan hingga empat bulan lamanya.

Sang dokter langsung melarang Vira kembali menjalani suntik putih. Ditegaskan, kandungan dalam suntik putih yang diterima Vira kala itu tidak diketahui, sehingga sangat berisiko saat masuk ke pembuluh darah.

Padahal, Vira mengaku dirinya tidak memiliki riwayat penyakit apapun dan termasuk seseorang yang selalu menjaga pola hidup sehat. Vira berpesan kepada masyarakat khususnya wanita, agar tak tergiur jalan 'instan' untuk tampil cantik.

"Pesan saya jangan tergiur cantik instan seperti suntik putih, infus putih, karena obat tersebut belum FDA dan belum BPOM," tutur Vira.

"Apalagi dimasukkan secara intravena atau pembuluh darah, karena kita nggak tahu zat apa dan kandungan apa yang masuk ke dalam pembuluh darah," pesan dia.

Suntik Putih Sejak 2016

Perjalanan Vira rutin melakukan suntik putih rupanya cukup panjang. Ia pertama kali mencoba di tahun 2016 dan terus berjalan sampai bulan ketiga di 2018. Setelahnya, ia sempat berhenti hingga akhirnya kembali rutin disuntik putih sejak akhir 2021 hingga awal 2022.

"Setelahnya baru lah banyak keluhan yang makin terasa," kata Vira dalam akun TikToknya, dikutip Rabu (22/6/2022).

"Nyesel banget pernah infus putih jangka panjang. Lari ke rumah sakit, eh gejala autoimun," sambung Vira.



Simak Video "Viral 'Fetish KTP' Diduga Penipuan, Ini Kata Dokter Boyke"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT